Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa yang Membuat Konsumsi Nitrogen Cair Berbahaya?

Apa yang Membuat Konsumsi Nitrogen Cair Berbahaya?
ilustrasi jajanan yang disajikan dengan nitrogen cair (pexels.com/Gabriel Peter)

Jajanan yang disajikan dengan nitrogen cair atau lebih dikenal dengan ice smoke memang sedang diminati, terutama anak-anak. Adanya asap di jajanan tersebut menarik perhatian dan bikin penasaran.

Baru-baru ini beredar kabar adanya laporan kejadian anak yang mengalami sakit setelah mengonsumsi jajanan yang disajikan dengan nitrogen cair. Adanya kasus tersebut menjadi perhatian Kementerian Kesehatan sehingga dinas kesehatan serta rumah sakit diminta untuk lebih waspada jika ada kasus serupa. Lantas, apa yang membuat konsumsi nitrogen cair berbahaya? Ini penjelasannya.

1. Mengenal nitrogen cair

ilustrasi gas di udara (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi gas di udara (pexels.com/Pixabay)

Nitrogen merupakan komponen gas yang paling melimpah di udara dan tidak berbahaya. Dilansir Medical News Today, nitrogen cair juga merupakan nitrogen yang telah didinginkan hingga suhunya sangat rendah.

Menurut laman Poison Control, nitrogen cair bersifat tidak berbau, tidak berasa, tidak korosif, dan tidak mudah terbakar. Selain itu, nitrogen cair memiliki sifat yang sangat dingin.

Kemampuan nitrogen cair dalam menjaga benda-benda berada jauh di bawah titik beku air membuatnya digunakan untuk berbagai bidang, termasuk bidang medis, industri, ilmiah, dan lainnya. Beberapa kegunaannya termasuk untuk menghilangkan kutil dan kanker kulit.

2. Nitrogen cair tidak beracun

ilustrasi nitrogen cair (pxhere.com)
ilustrasi nitrogen cair (pxhere.com)

Nitrogen cair bersifat inert dan bukan zat yang beracun. Namun, kesalahan dalam penanganan atau penyalahgunaan nitrogen cair dapat menyebabkan masalah yang serius, bahkan dapat membahayakan nyawa.

Misalnya, ketika nitrogen cair kontak dengan kulit dapat menyebabkan luka bakar, lepuh, dan radang dingin yang parah atau frostbite injury dalam beberapa detik setelah terpapar. Oleh sebab itu, penting untuk mengenakan alat pelindung diri yang sesuai untuk mengurangi risiko cedera kulit.

3. Mengapa mengonsumsi nitrogen cair berbahaya?

ilustrasi jajanan dengan nitrogen cair (freepik.com/jcomp)
ilustrasi jajanan dengan nitrogen cair (freepik.com/jcomp)

Nitrogen cair juga telah dimanfaatkan untuk membekukan minuman dan makanan secara instan. Selain itu, nitrogen cair juga digunakan untuk menghasilkan efek berasap.

Nitrogen cair yang ditambahkan segera pada makanan dan minuman sebelum disajikan dilaporkan mengakibatkan kasus cedera serius. Poison Control menyebutkan, nitrogen cair yang tertelan akan menguap dengan cepat di dalam perut dapat menyebabkan cedera lambung parah, seperti perforasi dan pecah.

Food and Drug Administration (FDA) juga menjelaskan, bahwa jika tidak sengaja menelan nitrogen cair dapat menyebabkan kerusakan organ dalam yang parah karena suhunya yang sangat rendah.

4. Nitrogen cair dapat mengembang sehingga merusak organ dalam ketika dikonsumsi

ilustrasi anak-anak sakit (freepik.com/lifeforstock)
ilustrasi anak-anak sakit (freepik.com/lifeforstock)

Yale Environmental Health and Safety menjelaskan bahwa nitrogen cair tidak boleh dikonsumsi. Meskipun dalam jumlah kecil, nitrogen cair dapat mengembang sangat signifikan sehingga berpotensi membahayakan tubuh.

Ketika nitrogen cair berubah wujud dari cairan menjadi gas, ia dapat mengembang hingga lebih dari 600 kali volume cairannya. Jika tidak sengaja tertelan, nitrogen cair yang masuk ke dalam perut dapat meledak.

5. Makanan yang disajikan dengan nitrogen cair tidak boleh langsung dikonsumsi

ilustrasi ice smoke didiamkan terlebih dahulu (pexels.com/Julia Filirovska)
ilustrasi ice smoke didiamkan terlebih dahulu (pexels.com/Julia Filirovska)

FDA menyarankan, makanan yang disajikan dengan nitrogen cair agar tidak langsung dikonsumsi. Artinya, nitrogen cair dibiarkan menguap seluruhnya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi, seperti dijelaskan pada laman Poison Control.

Meskipun begitu, ketika nitrogen cair telah menguap semuanya, cedera masih dapat terjadi karena suhu makanan masih sangat dingin setelah kontak dengan nitrogen cair. Oleh sebab itu, FDA memberikan peringatan bagi konsumen terkait adanya potensi cedera serius jika makan minum dari produk yang disiapkan dengan menambahkan nitrogen cair segera sebelum dikonsumsi. Sebab, nitrogen cair mungkin saja tidak menguap sepenuhnya sebelum dikonsumsi atau mungkin membuat produk makanan bersuhu sangat rendah sehingga berisiko menimbulkan cedera.

Pada dasarnya, nitrogen cair bukan zat yang beracun. Namun, kesalahan dalam penanganan atau penyalahgunaan dapat menyebabkan masalah yang serius. Nitrogen cair tidak boleh dikonsumsi karena bersifat sangat dingin dan dapat mengembang hingga lebih dari 600 kali volume cairannya. Akibatnya, jika nitrogen cair tidak sengaja tertelan dapat menyebabkan cedera organ dalam yang parah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Latest in Health

See More

Mengapa Campak Bisa Menyebabkan Radang Otak?

05 Apr 2026, 05:50 WIBHealth