ilustrasi mata sakit akibat abu vulkanik (unsplash.com/A. C.)
Karena struktur partikelnya yang tajam, kamu tak boleh menangani mata yang terkena abu vulkanik dengan sembarangan. Berbagai sumber menjelaskan bahwa penanganan terbaik adalah membilas mata dengan air mengalir. Proses pembilasan bisa dilakukan selama beberapa kali hingga mata benar-benar terasa nyaman. Jangan lupa untuk melepaskan lensa kontak jika memakainya.
Jika mata terasa gatal, perih, atau mulai berair kamu juga tak boleh menguceknya. Sebab, gejala bisa semakin parah. Jikalau mata masih terasa perih maka kamu harus pergi ke fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas atau rumah sakit. Kamu juga bisa melakukan beberapa upaya pencegahan agar abu tak masuk ke mata, seperti pakai kacamata, hindari beraktivitas di luar ruangan, dan jangan menghadap ke atas.
Sekarang kamu sudah tahu apa yang terjadi jika abu vulkanik kena mata. Semoga pengetahuan tersebut bisa bermanfaat dan menghindarkanmu dari berbagai efek berbahaya abu vulkanik. Semua gejala tersebut juga tak bisa diremehkan dan terkadang tidak bisa ditangani secara mandiri. Alhasil, segera konsultasikan ke petugas medis jika gejala dan efeknya semakin parah.