Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Kurma?

Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Kurma?
gambar kurma di mangkuk kayu (freepik.com/8photo)
Intinya Sih
  • Kurma mengandung gula alami seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa yang mudah diserap tubuh serta bermanfaat bagi kesehatan jantung karena kaya kalium.
  • Meskipun tinggi karbohidrat, kurma memiliki indeks glikemik rendah sekitar 42 sehingga relatif aman dikonsumsi penderita diabetes dalam jumlah terbatas.
  • Penderita diabetes disarankan makan 1–3 butir kurma kecil dengan pengawasan dokter dan sebaiknya dikombinasikan dengan makanan berprotein atau berserat untuk menjaga kestabilan gula darah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mengawali buka puasa Ramadan dengan mengonsumsi kurma merupakan sunnah Rasulullah SAW, dan diikuti oleh hampir semua Muslim di dunia. Nyatanya meski ukurannya kecil, kurma memang memiliki sejumlah manfaat baik untuk tubuh. Dilansir Verywell Fit, konsumsi kurma dipercaya dapat mendukung kesehatan jantung karena buah ini kaya akan kalium yang sangat penting untuk sistem kardiovaskular.

Selain itu, kurma juga mengandung gula yang cukup tinggi. Kandungan gula inilah yang nantinya diolah tubuh menjadi sumber energi cepat. Di sisi lain, kandungan gula pada kurma juga memicu kekhawatiran terutama bagi para penderita diabetes. Jadi apakah penderita diabetes boleh makan kurma? Berikut penjelasannya!

1. Kandungan gula dalam kurma termasuk tinggi

Buah kurma berkualitas
gambar buah kurma berkualitas (freepik.com/Azerbaijan_stockers)

Kurma memiliki rasa manis yang cukup kuat. Makanya gak heran lagi kalau kandungan gula pada buah ini juga termasuk tinggi. Dilansir Verywell Fit, kurma seberat 8 gram mengandung gula sebesar 4,5-5 mg. Sedangkan pada kurma medjool yang berukuran besar, kandungan gulanya bisa mencapai 16 mg.

Namun satu hal yang perlu dicatat adalah, kandungan gula pada kurma jelas berbeda dengan kandungan gula atau pemanis buatan yang ada pada minuman dan makanan kemasan. Alih-alih pemanis buatan, kurma justru mengandung fruktosa, glukosa, dan sukrosa yang merupakan gula alami. Ketiganya merupakan zat pemanis yang secara alami bisa ditemukan pada buah. Nah karena merupakan zat alami, tubuh bisa menyerapnya dengan baik.

2. Apakah penderita diabetes boleh makan kurma?

Berbagai jenis kurma
gambar berbagai jenis kurma (freepik.com/Azerbaijan_stockers)

Bisa dibilang, karbohidrat merupakan salah satu musuh utama penderita diabetes. Konsumsi makanan dengan karbohidrat yang tinggi bisa memicu terjadinya lonjakan gula darah. Masalahnya kurma juga termasuk makanan dengan karbohidrat tinggi. Lalu apakah itu artinya penderita diabetes gak boleh makan kurma? Dilansir Healthline, menariknya kurma justru termasuk buah yang memiliki indeks glikemik yang kecil. Indeks glikemik sendiri merupakan cara untuk mengukur pengaruh karbohidrat terhadap gula darah.

Makanan dengan indeks glikemik 55 atau lebih rendah dianggap aman untuk penderita diabetes, sedangkan makanan dengan indeks glikemik 70 atau lebih dianggap berbahaya karena bisa memicu terjadinya lonjakan gula darah. Kurma sendiri memiliki indeks glikemik rata-rata 42, yang berarti buah ini seharusnya cukup aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Kenapa bisa begitu? Ini karena meski karbohidratnya tinggi, kurma juga mengandung serat. Kandungan serat inilah yang pada akhirnya membantu memperlambat penyerapan gula ke aliran darah sehingga mencegah terjadinya lonjakan gula darah.

3. Berapa jumlah kurma yang boleh dikonsumsi penderita diabetes?

Alat pengukur gula darah
gambar alat pengukur gula darah (freepik.com/Freepik)

Kurma memang memiliki indeks glikemik yang rendah, tetapi bukan berarti penderita diabetes bisa memakan buah ini secara berlebihan. Dilansir Medical News Today, penderita diabetes mungkin bisa mengonsumsi 1-3 buah kurma, tetapi itu tetap membutuhkan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu dan pemantauan gula darah secara teratur. Selain itu, sebaiknya pilih konsumsi kurma yang berukuran kecil seperti deglet noor, ajwa, atau zahidi.

Hindari kurma berukuran besar seperti medjool. Mengingat ukurannya yang besar, membuat kandungan gula pada kurma medjool juga jadi lebih tinggi dibandingkan dengan dengan kurma jenis lain. Terakhir, kamu juga bisa mengonsumsi kurma bersamaan dengan makanan lain yang memiliki kandungan protein atau serat yang dapat membantu memperlambat lonjakan gula darah pada tubuh. 

Kurma memang memiliki sejumlah manfaat yang baik bagi tubuh. Namun porsinya tetap harus dibatasi, terutama jika kamu menderita diabetes. Jika ragu, kamu bisa memilih buah lain seperti alpukat yang memiliki kadar gula rendah, tapi kandungan lemak sehat tinggi. 

Referensi

“Are dates good for diabetes? Benefits and effect on blood sugar levels”. Medical News Today. Diakses pada Maret 2026.

“How Many Dates Can a Diabetic Eat in a Day?”. Sahyadri Hospital. Diakses pada Maret 2026.

“Are Dates Good for Diabetics?”. ICICI Lombard. Diakses pada Maret 2026.

“Can Diabetics Add Dates to Their Diet? Expert Insights”. The Date Room. Diakses pada Maret 2026.

“Dates Nutrition Facts and Health Benefits”. Verywell Fit. Diakses pada Maret 2026.

“How Many Dates Should You Eat a Day?”. MedicineNet. Diakses pada Maret 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Health

See More
Apakah Buah Kering Sehat?

Apakah Buah Kering Sehat?

05 Mar 2026, 08:04 WIBHealth