ilustrasi menyemprot kaki (pexels.com/Jonathan Nenemann)
Meski populer, sayangnya penggunaan semprotan magnesium ternyata tidak efektif untuk meningkatkan kualitas tidur. Melalui laman Mayo Clinic, profesor Denise M Millstine, MD menjelaskan bahwa penyerapan melalui kulit (transdermal) dari semprotan magnesium cukup rendah atau tidak efisien. Jadi, penggunaan magnesium topikal, baik dalam bentuk semprotan atau gel, tidak disarankan untuk membantu tidur.
Dalam jurnal Nutrients 2017 dijelaskan bahwa kulit adalah organ terbesar tubuh yang menjadi penghalang tubuh dengan lingkungan luar. Untuk menembus kulit, suatu zat harus menembus epidermis (lapisan kulit terluar). Selain itu, alternatif lainnya melalui kelenjar keringat atau folikel rambut.
Pada lapisan epidermis, terdapat stratum korneum, lapisan terluar epidermis yang terdiri dari sel-sel kulit mati. Stratum korneum adalah lapisan pelindung yang bersifat tahan air. Lapisan ini hanya bisa dilewati oleh zat yang bersifat lipofilik, zat yang dapat larut dalam lemak atau minyak. Masalahnya, larutan magnesium klorida dalam semprotan magnesium hadir dalam bentuk terionisasi sehingga larutan ini tidak dapat menembus lapisan lipofilik. Selain itu, jari-jari ion magnesium terhidrasi dilaporkan 400 kali lebih besar daripada bentuk dehidrasinya sehingga ion ini tidak akan bisa menembus membran biologis.
Jadi, penyerapan semprotan magnesium melalui kulit sangat minimal. Namun, dalam jurnal Magnesium Research 2016, dilaporkan bahwa beberapa area tubuh yang memiliki pertumbuhan folikel rambut yang padat dapat membantu meningkatkan penyerapan magnesium. Ini karena folikel rambut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penetrasi magnesium ke dalam kulit. Akan tetapi, tingkat penyerapan ini juga bergantung pada konsentrasi dan waktu paparan.
Meski begitu, tingkat penyerapan magnesium masih tetap terbatas dan tidak cukup untuk memenuhi kekurangannya di dalam tubuh atau meningkatkan kualitas tidur. Masih dari jurnal yang sama, disebutkan bahwa folikel rambut dan kelenjar keringat hanya mencakup 0,1 hingga 1 persen dari permukaan kulit. Adapun, jumlah ini sangat kecil untuk mendapatkan manfaatnya.