Kalau kamu kurang aktif, sebaiknya tambah jumlah langkah terlebih dahulu. Jalan ke warung, naik tangga, turun atau memarkir kendaraan sedikit lebih jauh, atau berjalan beberapa menit setelah makan semuanya ikut menambah volume aktivitas harian.
Kalau sudah terbiasa, coba berjalan lebih cepat, misalnya beberapa menit brisk walking di tengah jalan santai. Strategi ini memungkinkan kamu mendapatkan manfaat dari lebih banyak bergerak sekaligus meningkatkan intensitasnya.
Kesimpulannya, bukti yang tersedia menunjukkan jumlah langkah adalah fondasinya, sementara berjalan cepat bisa menjadi bonus. Yang terpenting adalah bergerak lebih banyak daripada sebelumnya, kemudian meningkatkan intensitas sesuai kemampuan.
Referensi
Amanda E. Paluch et al., “Daily Steps and All-Cause Mortality: A Meta-analysis of 15 International Cohorts,” The Lancet Public Health 7, no. 3 (2022): e219–e228, doi:10.1016/S2468-2667(21)00302-9.
I-Min Lee et al., “Association of Step Volume and Intensity With All-Cause Mortality in Older Women,” JAMA Internal Medicine 179, no. 8 (2019): 1105–1112, doi:10.1001/jamainternmed.2019.0899.
Borja del Pozo Cruz, Matthew N. Ahmadi, I-Min Lee, and Emmanuel Stamatakis, “Prospective Associations of Daily Step Counts and Intensity With Cancer and Cardiovascular Disease Incidence and Mortality and All-Cause Mortality,” JAMA Internal Medicine 182, no. 11 (2022): 1139–1148, doi:10.1001/jamainternmed.2022.4000.
World Health Organization, “Physical Activity,” diakses Agustus 2026.