Comscore Tracker

Awas! Ini 5 Kebiasaan Sehat yang Nyatanya Tidak Baik buat Gigi

Salah satunya berhubungan dengan air putih!

Menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah komitmen seumur hidup. Semakin dini menerapkan kebiasaan dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut yang benar—rutin sikat gigi, membersihkan gigi dengan benang gigi, dan rutin kontrol ke dokter gigi—kamu bisa terhindar dari masalah gigi dan mulut yang sering kali penanganannya menguras waktu, tenaga, dan uang.

Ternyata, ada beberapa kebiasaan sehat yang sebetulnya tidak baik untuk kesehatan gigi. Seperti apa? Berikut ini ulasannya!

1. Menyikat gigi setelah makan

Awas! Ini 5 Kebiasaan Sehat yang Nyatanya Tidak Baik buat Gigiilustrasi menyikat gigi (unsplash.com/Diana Polekhina)

Apakah kamu termasuk orang yang tak lupa menyikat gigi setelah sarapan? Ini sebetulnya merupakan kebiasaan baik untuk mendukung kesehatan gigi dan mulut. Akan tetapi, waktunya perlu diperhatikan.

Segera menyikat gigi setelah makan pagi sebetulnya bisa menutupi gigi dengan sisa makanan asam, yang mana ini bisa melemahkan enamel, yang akan menyebabkan gigi sensitif. Ini bisa makin parah seiring bertambahnya usia, karena gusi cenderung menurun dan lebih banyak permukaan akar gigi yang terbuka.

Menu sarapan pagi biasanya adalah makanan yang jadi musuh enamel gigi, seperti jus atau buah jeruk, buah-buahan kering, serta aneka roti atau pastry. Jadi, langsung sikat gigi habis sarapan mungkin bisa berdampak buruk untuk gigi.

Kamu disarankan untuk menunggu selama 30 menit hingga 1 jam setelah makan untuk menyikat gigi. Ini adalah cara terbaik untuk memastikan kamu melindungi gigi dan tidak merusak email. American Dental Association merekomendasikan kita untuk menunggu 60 menit setelah makan sebelum menyikat gigi, terutama setelah makan makanan asam.

Minumlah air atau kunyah permen karet bebas gula setelah makan untuk membersihkan gigi sebelum menyikatnya. Kamu juga bisa mengonsumsi beberapa jenis produk olahan susu seperti keju cheddar saat sarapan, yang dapat membantu meningkatkan pH di mulut dan melepaskan kalsium dan zat lain untuk melawan plak gigi. Berkumur dengan air putih setelah makan juga bisa membantu membersihkan kotoran yang terselip di antara gigi.

2. Minum air lemon

Awas! Ini 5 Kebiasaan Sehat yang Nyatanya Tidak Baik buat Gigiilustrasi air lemon (unsplash.com/Mariah Hawines)

Beberapa orang suka menambahkan perasan atau irisan lemon ke dalam air putih. Ini memang sehat. Akan tetapi, harus diingat bahwa asam itu tidak disukai gigi. Artinya, bila meminumnya, ini bisa menyebabkan erosi enamel gigi.

Faktanya, minuman asam seperti jus lemon memiliki pH 2-3, yang artinya itu dapat berbahaya bagi gigi karena cairan dengan pH di bawah 4 terbukti berdampak negatif terhadap kesehatan gigi.

Selain itu, jangan langsung menyikat gigi saat mengonsumsi substansi asam seperti jus lemon atau air perasan lemon, karena enamel gigi yang dilemahkan asam butuh waktu untuk pulih. Jadi, tunggulah setidaknya 30 menit hingga 1 jam setelah makan atau minum yang asam-asam untuk mencegah kamu menghilangkan enamel gigi saat sikat gigi.

Bila kamu tetap ingin menikmati air lemon, lakukan tips aman berikut ini:

  • Batasi minuman asam
  • Gunakan sedotan saat minum minuman asam untuk mengurangi kontak asam terhadap gigi
  • Berkumur dengan air putih setelahnya
  • Menyikat gigi dan bersihkan dengan benang gigi secara rutin

Baca Juga: Kenali 7 Kebiasaan Buruk Penyebab Menumpuknya Karang Gigi

3. Mengunyah es

Awas! Ini 5 Kebiasaan Sehat yang Nyatanya Tidak Baik buat Gigiilustrasi es batu (pexels.com/EnriqueZafra)

Es adalah makanan yang bebas kalori dan gula yang bisa menyejukkan di hari yang panas, biasanya pH netral, dan tidak akan menempel pada gigi. Namun, yang jadi masalah adalah kebiasaan mengunyah es batu. 

Dilansir The Healthy, kebiasaan mengunyah es batu dapat:

  • Merusak enamel gigi
  • Meningkatkan risiko gigi sensitif
  • Meningkatkan risiko gigi retak atau patah
  • Merusak tambalan gigi dan crown gigi
  • Mengakibatkan nyeri rahang
  • Menyebabkan infeksi gusi dan masalah gusi lainnya

Jadi, segera hentikan kebiasaan ini, ya!

4. Jenis air putih yang diminum

Awas! Ini 5 Kebiasaan Sehat yang Nyatanya Tidak Baik buat Gigiilustrasi air putih (pexels.com/MeirRoth)

Dilansir ABC, Peter Alldritt, kepala komite kesehatan mulut Asosiasi Dental Australia menyebutkan bahwa beberapa makanan dan minuman yang tanpa disadari dapat mengancam kesehatan gigi termasuk air putih kemasan. Kok, bisa?

Dikatakan bahwa air putih kemasan atau air mineral botol tidak jauh lebih baik dari air keran. Sebagian penduduk Australia memilih untuk minum dari air keran karena adanya kandungan fluorida, mineral alami yang baik untuk memperkuat enamel gigi dan melindunginya terhadap kerusakan.

Sementara itu, produk air putih botolan tidak mengandung jumlah fluorida yang dibutuhkan untuk melindungi gigi.

Selain itu, berdasarkan laporan dalam Journal of Dental Research Dental Clinics Dental Prospects tahun 2011, fluoridasi air minum pada umumnya dianggap sebagai cara yang mudah dan aman untuk mencegah karies gigi. Mengingat fakta bahwa kandungan fluorida air keran dilaporkan tidak konsisten/sama di seluruh negara dan ada kecenderungan yang terlalu tinggi bila untuk dikonsumsi, maka untuk mengendalikan konsentrasi berbagai unsur termasuk fluorida sangat penting untuk memproduksi air mineral dalam kemasan.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan standar kandungan fluorida dalam air kemasan, yakni tidak boleh melebihi 1,5 miligram/liter (mg/L). Kandungan melebihi standar ini dapat menyebabkan fluorosis gigi atau bahkan fluorosis tulang.

5. Melakukan olahraga kontak, tetapi tidak melindungi gigi dengan baik

Awas! Ini 5 Kebiasaan Sehat yang Nyatanya Tidak Baik buat Gigiilustrasi sepak bola wanita (unsplash.com/Jeffrey F Lin)

Ada banyak manfaat aktivitas fisik bagi tubuh, mulai dari kesehatan kardiovaskular, pengendalian berat badan, manajemen suasana hati, meningkatkan fungsi otak, dan sebagainya.

Akan tetapi, khususnya olahraga kontak fisik, misalnya sepak bola, basket, tinju, dan sebagainya bisa berdampak gigi bila pelakunya tidak melindungi giginya dengan benar. Untuk itu, kamu disarankan untuk menggunakan pelindung gigi.

Selain itu, olahraga intensif juga bisa memengaruhi kuantitas dan kualitas air liur. Menurut sebuah penelitian terhadap atlet triatlon dalam The Scandinavian Journal of Medicine & Science in Sports tahun 2015, dikatakan bahwa ketika atlet aktif, aliran air liur melambat sementara pH naik. Kedua perubahan tersebut dapat berdampak negatif pada gigi, sehingga siapa pun yang aktif berolahraga harus mempraktikkan kebersihan mulut dengan cermat dan melakukan perawatan gigi secara teratur.

Itulah lima kebiasaan sehat yang nyatanya bisa tak baik untuk kesehatan gigi. Jadi, sebisa mungkin hindari dan lakukan tips yang juga disebutkan di atas tadi. Tak lupa, ingatlah untuk selalu menjaga kesehatan gigi untuk dengan menyikat gigi, membersihkan sela gigi dengan benang gigi dan membersihkan lidah, serta cek kesehatan gigi ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali.

Baca Juga: 10 Penyebab Gigi Kuning, Bisa karena Genetis atau Kebiasaan Buruk

Basri W Pakpahan Photo Verified Writer Basri W Pakpahan

Menulis untuk Memperbaiki Diri

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya