gambar orang sedang makan steak (unsplash.com/Louis Hansel)
Daging kambing memang termasuk jenis daging yang sehat. Namun sesehat apapun daging kambing, bukan berarti kita boleh mengonsumsinya secara berlebihan. Dilansir NHS, untuk daging kambing sendiri konsumsi harian yang disarankan adalah 65 gram. Kamu juga bisa mengonsumsinya dua hari sekali dengan jumlah gak lebih dari 130 gram. Namun lagi-lagi, itu semua kembali lagi ke masing-masing orang. Mengingat setiap orang memiliki kondisi tubuh dan aktivitas yang berbeda-beda, asupan makanan yang masuk pun harus disesuaikan.
Di sisi lain, konsumsi daging merah, terutama daging olahan secara berlebihan juga meningkatkan risiko kanker usus. Pasalnya daging olahan seperti sosis, bacon, ham, kornet, hingga nugget mengandung garam atau natrium yang tinggi sehingga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Belum lagi bahan pengawet, hingga pewarna makanan yang dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Apakah daging kambing dapat menyebabkan darah tinggi? Jawabannya sangat tergantung pada seberapa banyak yang kamu konsumsi dan bagaimana kamu mengolahnya. Daging kambing sebetulnya cukup aman dikonsumsi dengan catatan diolah dengan sehat, dan dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun jika kamu masih ragu, kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi daging kambing.
Referensi
“Is Goat Meat Really the Cause of Hypertension?” IPB University. Diakses pada Mei 2026.
“Goat Meat: Nutrition, Benefits, and Downsides.” Healthline. Diakses pada Mei 2026.
“A Guide to Goat Meat Nutrition.” Grazing with Leslie. Diakses pada Mei 2026.
“Meat Nutrition.” NHS (National Health Service). Diakses pada Mei 2026.
“Can I Eat Goat Meat Every Day?” Vetsark. Diakses pada Mei 2026.