Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bukan Vampir, Kenali 4 Pencetus Heliophobia!
pexels/it's me neosiam

Heliophobia merupakan rasa takut terhadap cahaya matahari. Pengidap heliophobia enggan terkena paparan sinar matahari. Jika seseorang dengan heliophobia terpaksa keluar di siang hari, maka dia akan menutupi tubuhnya sebisa mungkin dengan pakaian, jaket, topi, kacamata, bahkan mengoleskan sunscreen ke seluruh tubuhnya. 

Dia lebih memiih tinggal di dalam ruangan dan tidur siang di balik tirai. Wah, perilakunya mirip seperti vampir dalam film ya?

Seseorang dengan heliophobia dapat mengalami kecemasan ketika terpapar langsung sinar matahari dan merasa panik sepanjang waktu hingga dia berhasil menyelamatkan diri masuk ke ruangan. Ada baiknya kamu mengetahui 4 faktor pencetus heliophobia ini. Yuk, simak!

1.Ketakutan terkena kanker kulit

pexels/EVG photos

Pada dasarnya pengidap heliophobia tipe ini mengalami kecemasan terhadap kesehatannya. Banyaknya pemberitaan media tentang kanker kulit yang diakibatkan dari faktor sinar matahari yang tidak sehat menimbulkan ketakutan. Hal ini ditambah lagi dengan informasi makin banyaknya penderita kanker kulit. 

Jika pada dasarnya seseorang merupakan pengidap kanker kulit atai ada orang terdekatnya yang menderita kanker kulit, juga bisa menjadi pemicu kuat terjadinya heliophobia.

2.Ketakutan terhadap efek penuaan dini

pexels/rawpixel.com

Ketakutan ini banyak dirasakan oleh para wanita. Bagaimanapun juga kondisi cahaya matahari yang masuk ke bumi saat ini sudah tidak sehat lagi akibat rusaknya lapisan ozon. Kondisi tersebut ternyata dapat berdampak pada proses penuaan dini. Sehingga hal ini membuat mereka berusaha seminimal mungkin terpapar matahari karena penuaan dini dapat berpengaruh terhadap kecantikannya.

3.Adanya sensitivitas terhadap matahari berdasarkan medis

pexels/Kat Jayne

Ketika seseorang menderita photodermatitis, yaitu suatu rekasi fisik yang abnormal ketika terpapar sinar UV matahari, dapat memicunya menjadi heliophobia. Jika penderita photodermatitis terpapar dengan sinar matahari dapat menyebabkan timbulnya iritasi kulit, ruam kulit, kulit bersisik, lebam, melepuh, bahkan bisa sampai pada kondisi demam. 

4.Terhindar dari matahari sebagai suatu gaya hidup

pexels/Ivan Obolensky

Terdapat beberapa jenis profesi yang bekerjanya di malam hari. Waktu kerja yang demikian mengubah jam isitrahat menjadi berkebalikan, yaitu bekerja malam hari dan istirahat siang hari. Kebiasaan tersebut yang dilakukan secara terus menerus lama-lama akan menyebabkan yang bersangkutan sensitif terhadap paparan sinar matahari hingga timbulnya heliphobia.

Sebaiknya heliphobia harus segera diatasi, tentunya dibantu oleh tenaga medis profesional. Sebab jika heliophobia dibiarkan maka bisa mengancam kehidupan sosial pengidapnya. Pada umumnya orang-orang berinteraksi pada siang hari. 

Sementara itu, penderita heliopbohia mengisolasi diri pada siang hari maka lama kelamaan dapat menyebabkan mereka kehilangan kehidupan sosialnya. Berbahaya bukan? Semoga kamu terhindar dari jenis phobia ini ya !

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article