ilustrasi seseorang menggunakan smartphone (pexels.com/Sora Shimazaki)
Mempertahankan lebih banyak teman online dibandingkan dengan teman di dunia nyata dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal American Journal of Epidemiology menemukan bahwa interaksi dunia nyata menyebabkan perasaan lebih positif daripada interaksi online.
Penyebabnya adalah lantaran orang cenderung membandingkan diri mereka dengan orang lain di media sosial. Ini berpotensi merusak kepercayaan diri dan harga diri karena orang cenderung menampilkan versi terbaik dari diri mereka sendiri secara online, yang berarti bahwa perbandingan tidak didasarkan pada kenyataan.
Pada dasarnya, media sosial memiliki dampak positif maupun negatif, jadi kamu masih boleh menggunakannya. Namun, pastikan kamu bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak terobsesi dengannya agar dapat memfilter dan menjauhi dampak negatif media sosial bagi otak.