Comscore Tracker

Risiko Makan Kurma Terlalu Banyak, Kenali 7 Efek Sampingnya

Kurma memang berkhasiat, tapi tetap batasi konsumsinya, ya

Merupakan makanan sehari-hari Nabi Muhammad SAW, kurma sangat disarankan untuk dikonsumsi. Terlebih lagi, sebagai makanan sahur dan berbuka puasa selama Ramadan. Buah asal Timur Tengah tersebut memang kaya akan manfaat. Ia baik untuk jantung, bisa menurunkan risiko kanker, tinggi antioksidan, dan lain sebagainya. 

Namun, di balik semua khasiat itu, kurma ternyata mampu menimbulkan sejumlah efek samping jika dikonsumsi terlalu banyak. Apa sajakah itu? Ini lima risiko yang akan kamu hadapi!

1. Masalah pencernaan

Risiko Makan Kurma Terlalu Banyak, Kenali 7 Efek Sampingnyailustrasi perempuan sakit perut (pexels.com/Sora Shimazaki)

Kurma secara garis besar tergolong aman untuk pencernaan, bahkan sangat minim risiko. Akan tetapi buah tersebut mengandung zat bernama sulfit yang tidak selalu cocok untuk semua orang. 

Sulfit merupakan bahan yang biasa ditambahkan ke dalam buah kering untuk menjaga lapisan luar. Ia juga berfungsi untuk membunuh bakteri dan mencegah pembusukan. Dilansir Style Craze, orang yang sensitif terhadap zat tersebut akan mengalami gangguan pencernaan. Respons yang umum terjadi adalah sakit perut, kembung, hingga diare. 

Tingginya kadar serat dalam kurma juga bisa berperan layaknya dua mata pisau. Di satu sisi, zat tersebut berguna untuk memperlancar pencernaan. Namun, di sisi lain terlalu banyak serat juga bisa menimbulkan konstipasi, kram perut, hingga diare. 

2. Menimbulkan reaksi alergi

Risiko Makan Kurma Terlalu Banyak, Kenali 7 Efek Sampingnyailustrasi obat alergi (pexels.com/cottonbro)

Masih berkaitan dengan kandungan sulfit pada kurma, zat itu ternyata mampu menimbulkan reaksi alergi pada orang tertentu. Apalagi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak sekaligus. Dilansir News Medical, ada beberapa gejala yang biasa ditimbulkannya, yaitu:

  • Diare, kram perut, muntah, dan mual;
  • Kulit gatal dan timbul ruam;
  • Batuk, asma, dan sesak napas;
  • Syok anafilaktik atau respons alergi yang menyebabkan seseorang sulit bernapas. Respons ini jarang terjadi tapi berbahaya. 

3. Berpotensi meningkatkan berat badan

Risiko Makan Kurma Terlalu Banyak, Kenali 7 Efek Sampingnyailustrasi timbangan (freepik.com/jcomp)

Kurma merupakan buah yang mengenyangkan karena tinggi serat. Hanya mengonsumsi satu hingga tiga butir saja, perut akan terasa penuh. Akibatnya, nafsu makan bisa berkurang. Dengan alasan ini, kurma sering digunakan untuk membantu menurunkan berat badan. 

Akan tetapi, di sisi lain buah tersebut memiliki kalori yang tinggi. Tercatat bahwa dalam 100 gram kurma, terdapat 277 kalori. Karakteristik ini membuatnya tersingkir dari daftar makanan yang cocok untuk menurunkan berat badan. 

Tidak apa-apa jika kamu mengonsumsinya dalam batas wajar. Namun, jika terlalu banyak hingga berlebihan, kurma berpotensi bikin berat badanmu naik

Baca Juga: 7 Buah-buahan Rekomendasi Nabi Muhammad SAW, Sunah yang Kaya Khasiat

4. Memicu hiperkalemia

Risiko Makan Kurma Terlalu Banyak, Kenali 7 Efek Sampingnyailustrasi kurma (pexels.com/Riki Risnandar)

Dilansir Mayo Clinic, hiperkalemia merupakan kondisi di mana kadar kalium dalam darah lebih dari normal. Zat yang biasa bertugas untuk mengatur sel saraf dan otot ini bisa berbahaya jika jumlahnya terlalu tinggi. 

Lalu apa kaitannya dengan kurma? Ternyata buah tersebut mengandung kadar kalium yang cukup tinggi, yaitu 47 mg dalam setiap 100 gramnya. Mengonsumsinya dalam jumlah besar akan membuat kadar mineral tersebut melonjak. 

Hiperkalemia sering kali tidak menimbulkan gejala. Mengutip laman Kidney, kamu hanya akan merasa lemas, mual, dan mati rasa di beberapa bagian. 

5. Memicu naiknya gula darah

Risiko Makan Kurma Terlalu Banyak, Kenali 7 Efek Sampingnyailustrasi tes gula darah (pexels.com/photomix company)

Seperti yang kita tahu, kurma memiliki rasa yang manis dan legit. Ini karena buah tersebut mengandung gula alami seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Umumnya, kadar gula dalam kurma tak berbahaya. Akan tetapi, jika kamu mengonsumsinya di luar batas wajar, gula darah berpotensi untuk meningkat. 

Lebih lanjut, pasien diabetes juga harus hati-hati saat mengonsumsi kurma. Jangan sampai berlebihan agar kadar gula darah tidak meningkat tajam. 

6. Memicu kerusakan gigi

Risiko Makan Kurma Terlalu Banyak, Kenali 7 Efek Sampingnyailustrasi gigi sehat (pexels.com/Anna Shvets)

Berikutnya, kurma juga bisa meningkatkan risiko kerusakan gigi. Kenapa demikian? Ternyata tekstur kurma yang lengket berpotensi menempel di sela-sela gigi yang sulit dibersihkan. Jika sisa-sisanya dibiarkan begitu saja, gigi bisa berlubang

Sebenarnya bukan hanya kurma yang bisa menempatkan kita pada risiko tersebut. Dilansir Ideal Dental Solutions, buah kering secara umum tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan karena mereka menempel dan sulit dibersihkan. 

7. Risiko lain dari terlalu banyak makan kurma

Risiko Makan Kurma Terlalu Banyak, Kenali 7 Efek Sampingnyailustrasi kurma (pexels.com/Naim Benjelloun)

Selain yang disebutkan di atas, masih ada beberapa risiko lain dari konsumsi kurma yang berlebihan. Berikut ini di antaranya:

  • Berisiko menimbulkan intoleransi fruktosa;
  • Kurma tak baik untuk bayi karena teksturnya yang terlalu lengket;
  • Meningkatkan risiko penyakit ginjal dalam jangka panjang karena penumpukan kalium. 

Lalu seberapa banyak kurma yang ideal dikonsumsi sehari-hari? Sebenarnya tidak ada aturan baku yang mengatur hal ini. Kamu bisa menyesuaikannya sendiri dengan kebutuhan tubuh. Misalnya dengan tiga butir sehari, seperti yang disarankan oleh Nabi Muhammad SAW. 

Terakhir, kurma memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita. Namun, konsumsilah secara cukup, jangan sampai berlebihan. Dengan begitu, cuma manfaatnya saja yang akan kita dapatkan.

Baca Juga: Tercatat dalam Hadis, 7 Jenis Sayuran Favorit Nabi Muhammad SAW

Topic:

  • Izza Namira
  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya