ilustrasi daging kambing yang siap untuk dihidangkan (pexels.com/Kari Alfonso)
Perayaan Idul Adha kerap membuat banyak orang sulit menahan diri untuk menyantap aneka olahan daging secara berlebihan. Padahal, konsumsi daging merah dalam jumlah terlalu banyak dapat meningkatkan kadar kolesterol, lemak jenuh, dan purin di dalam tubuh. Jika dibiarkan terus-menerus, kebiasaan ini berisiko memicu tekanan darah tinggi, asam urat kambuh, hingga masalah pencernaan.
Tubuh juga membutuhkan asupan serat dan cairan agar proses metabolisme tetap berjalan seimbang. Karena itu, penting untuk tetap mengatur porsi makan meski hidangan daging tersedia melimpah di rumah. Mengimbangi konsumsi daging dengan buah, sayur, dan air putih cukup bisa membantu tubuh tetap sehat selama perayaan Idul Adha.
Mengolah daging kurban dengan cara yang tepat bukan hanya membuat rasanya lebih nikmat, tetapi juga membantu menjaga kesehatan tubuh. Kesalahan kecil saat menyimpan, memasak, hingga mengonsumsi daging ternyata bisa berdampak besar jika terus dilakukan. Karena itu, pastikan kamu lebih bijak dalam mengolah dan menikmati daging kurban agar momen Idul Adha tetap aman, sehat, dan menyenangkan.
Referensi
“Potensi Konsumsi Daging Merah terhadap Risiko Hipertensi.” Jurnal Perawat Indonesia. Diakses Mei 2026.
“Saturated Fat and Trans-Fatty Acid Intake.” World Health Organization (WHO). Diakses Mei 2026.
“Faktor yang Berhubungan dalam Peningkatan Kadar Kolesterol.” Ibnu Nafis: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan. Diakses Mei 2026.