Kalau kamu mau mencoba energy gel untuk lari 10K, jangan langsung bereksperimen saat race day pertama.
Cobalah saat latihan panjang terlebih dahulu untuk melihat respons tubuh. Beberapa orang cocok dengan gel berkafein, sementara yang lain justru merasa jantung berdebar, mual, atau sakit perut.
Biasanya, satu saset gel diminum sekitar 5–10 menit sebelum start atau di pertengahan lari jika durasi diperkirakan lebih dari satu jam. Gel sebaiknya diminum bersama air putih agar lebih mudah diserap dan mengurangi risiko gangguan pencernaan.
Kesimpulannya, lari 10K tidak selalu butuh energy gel. Untuk sebagian besar pelari, terutama yang menyelesaikan lomba dalam waktu kurang dari 75 menit, cadangan energi dari makanan sebelum lari biasanya sudah cukup.
Namun, kebutuhan estiap orang bisa berbeda. Pelari yang lebih lambat, makannya kurang, atau berlari dalam kondisi berat mungkin merasa terbantu dengan satu saset gel. Kuncinya pahami bagaimana tubuh merespons latihan, makanan, dan intensitas lari. Jika masih bingung, sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi atau pelatih profesional.
Referensi
Asker Jeukendrup, “A Step Towards Personalized Sports Nutrition: Carbohydrate Intake During Exercise,” Sports Medicine 44, no. S1 (May 1, 2014): 25–33, https://doi.org/10.1007/s40279-014-0148-z.
Mike Nelson Phd Cissn Cscs, “Carbohydrate Periodization—Part 1: Fueling Exercise.” National Strength and Conditioning Association. Diakses April 2026.
“10km Fuelling Guide.” Science in Sport. Diakses April 2026.
“RunThrough 10km Fuelling Guide." Science in Sport. Diakses April 2026.
“Energy Gels For Running: The What, Why & How From 10K To Marathon." RunDNA. Diakses April 2026.
“Do You Need Running Gels for 10K? Fueling for Your Fastest Finish." ChalkTalk Sports. Diakses April 2026.
“Running Nutrition: What to Eat." REI. Diakses April 2026.
"What to eat before a 10K, according to a sports nutritionist." Runner's World. Diakses April 2026.