ilustrasi orang merentangkan tangan dan tersenyum bahagia (pexels.com/Khoa Le)
Selain didorong oleh rasa empati yang tinggi, kepuasan Generasi Z mendonorkan darah bisa dijelaskan melalui fenomena psikologis yang disebut warm-glow effect. Pernah mendengar? Warm-glow effect merupakan perasaan bahagia saat kita melakukan sebuah kebaikan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Sebab, dalam kondisi itu, tubuh memproduksi hormon endorfin yang bisa memicu munculnya perasaan positif sekaligus meredakan stres. Apa yang kamu rasakan saat mengetahui kalau satu kantong darah itu bisa menyelamatkan nyawa beberapa orang? Tentu, ada rasa kebermaknaan tersendiri, bukan. Perasaan berharga inilah yang memberikan kepuasan emosional.
Menariknya, donor darah itu gak hanya mampu memberikan rasa puas dan bermakna dalam diri, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan. Dilansir laman halodoc, sejumlah manfaat donor darah untuk kesehatan yang bisa kamu rasakan ialah sebagai berikut.
Menjaga kesehatan jantung
Meningkatkan produksi sel darah merah
Membakar kalori
Menurunkan risiko kanker
Menurunkan kolesterol
Menurunkan kelebihan zat besi
Sementara itu, menurut Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, donor darah memberikan manfaat berupa.
Memaksimalkan kapasitas organ paru-paru
Meningkatkan kinerja organ ginjal dalam membuang limbah
Meningkatkan kesehatan mental
Membantu melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh
Meningkatkan volume darah dalam paru-paru
Menurunkan zat seng berlebihan dalam darah
Menghilangkan kaku di pundak
Mengetahui lebih lanjut tentang tipe darah
Setelah menyimak penjelasan tersebut, apakah kamu jadi tertarik untuk melakukan donor darah? Namun, perlu diingat bahwa kegiatan ini harus dilalui dengan berbagi macam prosedur ya, seperti pemeriksaan persyaratan dasar, menjaga tubuh tetap terhidrasi, hingga memastikan waktu tidur yang cukup agar kondisi fisik kamu benar-benar prima. Selamat Hari Donor Darah Sedunia!