Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Greek Yogurt saat Diet?

Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Greek Yogurt saat Diet?
ilustrasi greek yogurt (unsplash.com/Jainath Ponnala)
Intinya Sih
  • Greek yogurt tawar mengandung sekitar 15–20 gram protein per 170 gram, plus kalsium, probiotik, vitamin, dan mineral yang mendukung rasa kenyang serta kesehatan tubuh.
  • Saat sarapan, kombinasi greek yogurt dengan buah, oat, atau biji-bijian dapat membantu kenyang lebih lama, menjaga gula darah stabil, dan mengurangi keinginan ngemil.
  • Greek yogurt juga cocok setelah olahraga untuk pemulihan otot atau sebagai camilan; pilih tanpa gula tambahan dan sesuaikan porsi dengan kebutuhan energi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Greek yogurt menjadi salah satu makanan yang sering masuk dalam menu diet karena mengandung protein lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa. Dalam satu porsi sekitar 170 gram, greek yogurt tawar umumnya mengandung sekitar 15–20 gram protein, sehingga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama.

Selain itu, makanan ini juga mengandung kalsium, probiotik, serta berbagai vitamin dan mineral yang mendukung kesehatan tubuh. Namun, agar manfaatnya lebih optimal, kapan sebenarnya waktu terbaik mengonsumsi greek yogurt saat diet?

1. Saat sarapan untuk membantu rasa kenyang lebih lama

ilustrasi greek yogurt
ilustrasi greek yogurt (unsplash.com/Dan Counsell)

Mengonsumsi greek yogurt saat sarapan dapat menjadi pilihan yang baik bagi orang yang sedang mengurangi asupan kalori. Kandungan protein yang tinggi membantu memperlambat proses pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama dibandingkan sarapan yang didominasi karbohidrat sederhana. Kondisi tersebut dapat membantu mengurangi keinginan ngemil sebelum waktu makan siang tiba.

Supaya kebutuhan gizi lebih seimbang, greek yogurt dapat dipadukan dengan buah segar, oat, atau biji-bijian seperti chia seed dan flaxseed. Kombinasi protein serta serat membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil sekaligus memberikan energi yang cukup untuk memulai aktivitas. Sebaliknya, pilihlah greek yogurt tanpa tambahan gula agar asupan kalori tetap lebih terkontrol selama menjalani program diet.

2. Setelah berolahraga untuk mendukung pemulihan otot

ilustrasi greek yogurt
ilustrasi greek yogurt (vecteezy.com/topntp26)

Setelah berolahraga, tubuh membutuhkan protein untuk membantu memperbaiki dan membentuk kembali jaringan otot yang mengalami tekanan selama latihan. Greek yogurt menjadi salah satu pilihan praktis karena menyediakan protein berkualitas tinggi, termasuk casein dan whey protein, yang berperan dalam proses pemulihan otot. Mengonsumsinya dalam waktu sekitar 30–60 menit setelah olahraga juga dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian.

Jika latihan yang dilakukan cukup intens, greek yogurt bisa dipadukan dengan sumber karbohidrat seperti pisang atau granola untuk membantu mengisi kembali cadangan glikogen yang digunakan selama berolahraga. Kombinasi tersebut mendukung proses pemulihan sekaligus membantu tubuh kembali berenergi. Cara ini juga membuat greek yogurt menjadi camilan sehat yang mengenyangkan tanpa harus mengonsumsi makanan tinggi gula atau lemak jenuh.

3. Sebagai camilan di antara waktu makan utama

ilustrasi greek yoghurt
ilustrasi greek yoghurt (vecteezy.com/Mateusz Feliksik)

Rasa lapar yang muncul di sela-sela waktu makan sering menjadi penyebab seseorang mengonsumsi camilan tinggi gula, makanan ultra-proses, atau minuman manis yang dapat meningkatkan asupan kalori harian. Mengganti camilan tersebut dengan greek yogurt dapat menjadi pilihan yang lebih mengenyangkan karena kandungan proteinnya membantu menekan rasa lapar hingga waktu makan berikutnya. Dengan begitu, porsi makan utama juga cenderung lebih mudah dikendalikan.

Meski termasuk makanan yang baik untuk diet, jumlah konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan energi masing-masing. Pilih greek yogurt tanpa pemanis tambahan dan hindari terlalu banyak menambahkan sirup, selai, atau topping tinggi gula agar manfaatnya tidak berkurang. Dipadukan dengan potongan buah segar atau kacang-kacangan dalam jumlah wajar, greek yogurt dapat menjadi camilan bergizi yang mendukung pengelolaan berat badan.

Tidak ada satu waktu yang benar-benar paling ideal untuk mengonsumsi greek yogurt saat diet karena manfaatnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan pola aktivitas masing-masing. Namun, yang terpenting adalah memilih produk tanpa tambahan gula serta mengonsumsinya sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Nah, kalau kamu sendiri lebih suka menikmati greek yogurt saat sarapan, setelah olahraga, atau sebagai camilan?

Referensi

"The Best Time to Eat Yogurt for Gut Health, Weight Loss, and Bone Strength." Veywell Health. Diakses pada Agustus 2026.

"When is the best time to eat yogurt?" Vinmec. Diakses pada Agustus 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More