Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Ritual Pagi yang Baik bagi Otak, Terapkan Setiap Hari

5 Ritual Pagi yang Baik bagi Otak, Terapkan Setiap Hari
ilustrasi perempuan sedang meditasi (pexels.com/cottonbro)

Menit-menit pertama saat kamu bangun tidur penting untuk membersihkan pikiran dan membuat otak fokus serta bersemangat untuk menjalani hari. Dengan memulai hari dengan benar, kamu dapat memaksimalkan produktivitas, meningkatkan pikiran dan perilaku positif, dan membentuk kebiasaan baik yang akan membawamu menjalani hari. Bila kamu bisa mempertahankan rutinitas pagi yang baik, secara alami kamu akan melakukannya setiap hari dan memetik manfaatnya.

Latihan otak, terutama sebelum bekerja, dapat membantu kamu menjalani hari dengan lebih baik. Melatih area otak sebelum bekerja seharian penuh dapat menempatkan kita pada jalur peningkatan kelincahan dan fleksibilitas dalam pemikiran, serta memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan lebih tenang dan efektif.

Dirangkum dari lamanThe Healthy dan Entrepreneur, berikut adalah beberapa ritual pagi sederhana yang perlu kamu jadikan sebagai kebiasaan yang mendatangkan manfaat bagi otak.

1. Minum air

ilustrasi minum air (pexels.com/Daria Shevtsova)
ilustrasi minum air (pexels.com/Daria Shevtsova)

Banyak orang memilih kopi pada pagi hari. Padahal, yang dibutuhkan oleh otak dan tubuh setelah kamu membuka mata adalah air putih. Tubuh terdiri dari sekitar 60 persen air, jadi memastikan kamu mendapatkan cukup air sangat penting untuk membuat pikiran dan tubuh bisa berfungsi dengan baik.

Memulai hari dengan minum segelas besar air adalah cara yang bagus untuk mengisi kembali cairan yang hilang saat kamu tidur dan membantu tubuh merasa segar kembali.

Sementara dehidrasi membuat energi terkuras dan membuat kamu merasa lesu, menenggak air setelah bangun tidur akan membuang racun yang menumpuk di sistem tubuh setelah tidur semalaman, dan memberi sedikit dorongan pada metabolisme. Air juga membantu mengurangi keasaman lambung dan mengurangi gejala mulas.

2. Latihan pernapasan dalam

ilustrasi bernapas dalam-dalam (pexels.com/Engin Akyurt)
ilustrasi bernapas dalam-dalam (pexels.com/Engin Akyurt)

Paru-paru melakukan tugasnya untuk menghirup dan mengembuskan napas sepanjang hari. Namun, ada baiknya kamu melakukan latihan pernapasan dalam dan pelan.

Penelitian dalam jurnal Breathe menunjukkan bahwa mengubah pola pernapasan menjadi 6-10 napas dalam per menit dapat mengembalikan keseimbangan pada sistem respons stres. Ini bermanfaat untuk mengurangi kecemasan dan depresi, meningkatkan energi, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan konsentrasi mental.

Pikiran dan napas saling berkaitan. Pikiran yang tenang mengarah pada pernapasan yang tenang. Jadi, ketika kita belajar mengatur pernapasan, kita dapat memengaruhi keadaan fisik dan emosi kita.

Jika kamu bangun dengan perasaan tidak enak atau pikirkan yang buruk, luangkanlah waktu beberapa menit untuk berlatih pernapasan dalam untuk membuat kamu merasa segar dan berenergi.

3. Membaca bacaan yang baik

ilustrasi membaca buku (pexels.com/nappy)
ilustrasi membaca buku (pexels.com/nappy)

Di hari yang serba sibuk, bisa terasa sangat sulit meluangkan waktu untuk hal-hal sederhana yang membuat rileks dan merangsang pikiran. Salah satu yang bisa kamu lakukan untuk membuat pikiran rileks adalah dengan membaca, entah itu buku, surat kabar, atau artikel online.

Bacaan yang bagus atau koran pagi bukan cuma bisa menjadi cara yang menenangkan untuk memulai hari, tetapi juga dapat membantu mengatur ulang prioritas, membawa kamu keluar sejenak dari kesibukan sehari-hari. Namun, pastikan kamu membaca sesuatu yang baik, entah itu berita, pengetahuan unik, atau motivasi karena apa yang kita pikirkan bisa memengaruhi perasaan kita, dan kondisi mental pada pagi hari bisa sangat memengaruhi aktivitas kita seharian.

4. Berolahraga

ilustrasi olahraga (pexels.com/Alexy Almond)
ilustrasi olahraga (pexels.com/Alexy Almond)

Kamu pasti sudah tahu betapa pentingnya peran olahraga untuk kesehatan, dan otak pun turut merasakan manfaatnya. Olahraga dapat mengubah komposisi kimia otak dan bahkan efeknya bisa disamakan dengan efek mengonsumsi antidepresan.

Ini menandakan pelepasan beberapa neurotransmiter utama, yang mana banyak di antaranya memainkan peran penting dalam menjaga otak tetap tajam seiring bertambahnya usia.

Olahraga juga membantu memompa aliran darah dan oksigen ke otak, memungkinkan materi abu-abu otak bekerja dengan kapasitas tertinggi, yang berarti kamu akan dapat pengambilan keputusan, penilaian, dan memori yang lebih baik dan lebih tajam.

5. Buat daftar rasa syukur

ilustrasi menulis (pexels.com/Lisa)
ilustrasi menulis (pexels.com/Lisa)

Ketika kamu memusatkan perhatian pada hal-hal dalam hidup yang kamu syukuri, otak akan bekerja dengan lebih baik. Pola pikir negatif mengubah otak secara negatif, tetapi sebaliknya, berlatih bersyukur secara harfiah membantu otak untuk selalu bersyukur.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk melatih otak terbiasa bersyukur adalah dengan membuat daftar syukur. Setiap hari, tuliskan lima hal yang kamu syukuri, jangan lupakan hal-hal kecil yang kamu miliki.

Kamu tidak butuh banyak waktu untuk rutinitas pagi yang baik bagi otak ini. Setelah melakukan rutinitas di atas, otak akan menjadi lebih segar dan kamu jadi lebih siap menjalani hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
Bayu Aditya Suryanto
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Related Articles

See More

[QUIZ] Playlist Sebelum Tidur Kamu Bisa Cerminkan Kondisi Mentalmu

10 Mei 2026, 21:05 WIBHealth