ilustrasi suplemen untuk pelari (unsplash.com/Anirudh)
BCAA sering dipasarkan untuk recovery dan mengurangi kelelahan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa jika asupan protein harian sudah cukup, tambahan BCAA tidak memberikan manfaat signifikan.
Efek BCAA terhadap performa dan recovery masih terbatas dan tidak konsisten.
Glutamine sering diklaim meningkatkan sistem imun dan recovery. Namun, bukti ilmiah tidak menunjukkan manfaat signifikan pada atlet sehat.
Menurut penelitian, suplementasi glutamine tidak meningkatkan performa atau komposisi tubuh secara signifikan.
Produk ini sering menjanjikan peningkatan metabolisme dan pembakaran lemak. Namun, sebagian besar hanya mengandung stimulan dengan efek minimal atau sementara.
Banyak suplemen komersial tidak memiliki bukti efektivitas yang kuat dan berisiko menyesatkan konsumen.
Kolagen bermanfaat untuk kesehatan sendi dan jaringan, tetapi tidak secara langsung meningkatkan performa lari.
Beberapa studi menunjukkan potensi manfaat untuk cedera, tetapi bukan sebagai ergogenic aid utama.
Suplemen bisa membantu pelari, tetapi hanya dalam konteks tertentu dan dengan pilihan yang tepat. Kafein, karbohidrat, nitrat, beta-alanine, dan elektrolit memiliki bukti ilmiah yang cukup kuat untuk mendukung performa.
Di sisi lain, banyak produk yang lebih kuat di marketing daripada data ilmiah. Tanpa pemahaman yang tepat, pelari bisa saja mengeluarkan uang untuk manfaat yang minimal. Fondasi tetap sama: nutrisi seimbang, latihan terstruktur, dan recovery yang cukup. Suplemen cuma pelengkap, bukan pengganti.
Referensi
Ronald J Maughan et al., “IOC Consensus Statement: Dietary Supplements and the High-performance Athlete,” British Journal of Sports Medicine 52, no. 7 (March 14, 2018): 439–55, https://doi.org/10.1136/bjsports-2018-099027.
Nanci S. Guest et al., “International Society of Sports Nutrition Position Stand: Caffeine and Exercise Performance,” Journal of the International Society of Sports Nutrition 18, no. 1 (January 2, 2021), https://doi.org/10.1186/s12970-020-00383-4.
Chad Kerksick, Travis Harvey, et al., “International Society of Sports Nutrition Position Stand: Nutrient Timing,” Journal of the International Society of Sports Nutrition 5, no. 1 (January 3, 2008): 17, https://doi.org/10.1186/1550-2783-5-17.
Bernadette M. Marriott, “Timing of Carbohydrate Supplementation During Prolonged Strenuous Exercise,” Fluid Replacement and Heat Stress - NCBI Bookshelf, 1994, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK231122/.
Andrew M. Jones, Stephen J. Bailey, and Anni Vanhatalo, “Dietary Nitrate and O≪Sub≫2≪/Sub≫ Consumption During Exercise,” Medicine and Sport Science/Medicine and Sport 59 (January 1, 2012): 29–35, https://doi.org/10.1159/000342062.
American College of Sports Medicine. “Exercise and Fluid Replacement.” Diakses April 2026.
Robert R. Wolfe, “Branched-chain Amino Acids and Muscle Protein Synthesis in Humans: Myth or Reality?,” Journal of the International Society of Sports Nutrition 14, no. 1 (January 3, 2017): 30, https://doi.org/10.1186/s12970-017-0184-9.
Vinicius Cruzat et al., “Glutamine: Metabolism and Immune Function, Supplementation and Clinical Translation,” Nutrients 10, no. 11 (October 23, 2018): 1564, https://doi.org/10.3390/nu10111564.