Dalam kesempatan yang sama, dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed, MARS, Hospital Director MRCCC Siloam Semanggi mengatakan bahwa mereka terus membangun layanan kanker yang mengikuti perkembangan penanganan kanker dunia.
“Kehadiran empat teknologi terbaru ini memperkuat kemampuan kami dalam mendeteksi dan memetakan kanker secara lebih akurat, sekaligus membantu dokter menentukan penanganan yang sesuai bagi setiap pasien. Kami ingin masyarakat Indonesia memiliki akses terhadap layanan kanker berstandar internasional tanpa harus pergi ke luar negeri,” dr. Adityawati mengatakan.
Ini merupakan teknologi pencitraan molekuler berbasis AI yang membantu dokter mendeteksi lesi berukuran sangat kecil, menentukan stadium penyakit secara lebih akurat, serta mengevaluasi respons pasien terhadap terapi.
Bagi pasien, informasi yang lebih detail sejak awal membantu dokter menyusun strategi pengobatan yang lebih sesuai dengan kondisi dan karakteristik penyakit masing-masing, sekaligus mengevaluasi lebih cepat apakah terapi yang diberikan memberikan respons yang diharapkan, dengan waktu pemindaian yang lebih singkat untuk mendukung proses pemeriksaan yang lebih efisien dan nyaman.
Metode ini menggunakan detector-based spectral imaging untuk memberikan informasi lebih mendalam mengenai karakteristik jaringan dibandingkan CT konvensional.
Informasi tambahan ini membantu dokter membedakan dan memahami jaringan dengan lebih baik, sehingga diagnosis dan perencanaan terapi dapat dilakukan dengan lebih presisi serta dapat mengurangi kebutuhan pemeriksaan tambahan pada kondisi tertentu.
Pada layanan kedokteran nuklir, Symbia Pro.specta SPECT/CT menggabungkan pencitraan fungsi organ dengan gambaran anatomi untuk membantu mengevaluasi penyebaran penyakit dan mendukung perencanaan terapi.
Bagi pasien, kombinasi informasi fungsi dan anatomi tersebut memberikan gambaran kondisi penyakit yang lebih menyeluruh sebagai dasar pengambilan keputusan klinis.
Melengkapi rangkaian teknologi tersebut, MRCCC Siloam Semanggi juga memperkuat layanan intervensi melalui uAngio AVIVA Intelligent Angiography System yang mendukung berbagai prosedur minimal invasif, baik untuk penanganan penyakit jantung maupun prosedur yang menunjang terapi kanker, seperti pemasangan chemoport, biopsi berbasis pencitraan, dan embolisasi tumor.
Sebagai bagian dari layanan kanker komprehensif, teknologi dengan dukungan AI dan visualisasi presisi ini membantu dokter melakukan tindakan secara lebih terarah dan efisien, sekaligus mendukung keselamatan pasien dan tenaga medis selama prosedur.