- Sebanyak 493 partisipan mengikuti kelas masak.
- Sebanyak 164 partisipan tidak mengikuti kelas masak.
Studi: Ikut Kelas Masak Baik untuk Kesehatan Mental

Kamu tak percaya diri dengan masakanmu? Tak perlu khawatir. Di masa modern ini, ada berbagai cara untuk meningkatkan kemampuan masak. Salah satunya adalah dengan mengikuti kelas masak.
Sementara kelas masak identik dengan manfaatnya untuk mengasah skill memasak, ternyata ada manfaat kesehatan terselubung dari kegiatan ini. Menurut penelitian terbaru, ternyata mengikuti kelas masak bisa meningkatkan kesejahteraan mental secara signifikan. Yuk, simak fakta selengkapnya!
1. Libatkan lebih dari 650 partisipan

Dimuat dalam jurnal Frontiers in Nutrition pada Maret 2022 kemarin, para peneliti dari Australia ingin meneliti efek kelas masak pada literasi gizi dan gaya makan sehat. Bertajuk "How a 7-Week Food Literacy Cooking Program Affects Cooking Confidence and Mental Health", penelitian ini melibatkan 657 partisipan dewasa yang terbagi menjadi:
Selama 7 minggu, para partisipan mengikuti kelas masak Jamie's Ministry of Food (JMOF), yang mengajarkan kemampuan masak dasar yang efisien dan hemat biaya. Menurut para peneliti, kurangnya kemampuan masak bisa memengaruhi kepercayaan diri dan kepuasan saat berada di dapur.
"Kurangnya kemampuan masak berarti rendahnya kepercayaan diri saat memasak dan kepuasan serta kenikmatan memasak. Di sisi lain, kepercayaan diri tinggi saat memasak dapat dikaitkan dengan kenikmatan lebih saat memasak dan bersantap," tulis para peneliti.
2. Pengumpulan data
Pada tahun 2016 sampai 2019, para peneliti Australia mengumpulkan data melalui kuesioner JMOF. Selain berat badan, para peneliti Australia juga mencatat hal-hal seperti kepercayaan diri saat memasak, pengeluaran rumah tangga, dan perilaku makan.
Untuk mengukur kepercayaan diri saat memasak, para peneliti menilai lima komponen dari para partisipan. Lima komponen kepercayaan diri saat memasak yang dipantau adalah:
- Kepercayaan diri bisa memasak bahan-bahan sederhana.
- Kepercayaan diri bisa mengikuti resep sederhana.
- Kepercayaan diri bisa menyiapkan dan memasak makanan dan resep baru.
- Kepercayaan diri terhadap hasil masakan.
- Kepercayaan diri untuk mencoba makanan yang tak pernah dicicipi sebelumnya.
3. Hasil: Kelas memasak meningkatkan kepercayaan diri dan kondisi mental

Setelah hampir 2 bulan mengikuti kelas masak, para peneliti melihat adanya peningkatan kepercayaan diri dan kepuasan saat memasak. Selain itu, para partisipan bisa mengubah kebiasaan makan jadi lebih sehat dan mengatasi gaya hidup yang buruk.
Selain itu, para peneliti Australia mengatakan bahwa partisipan yang mengikuti kelas masak mengalami peningkatan kesehatan mental. Meski tak mengubah perilaku makan atau pengetahuan gizi, kelas masak diketahui meningkatkan kepercayaan diri saat memasak.
"Studi ini menemukan bahwa seluruh lima komponen kepercayaan diri saat memasak meningkat pada partisipan di kelompok intervensi, dibanding kontrol," tulis para peneliti.
Para partisipan yang sudah mengikuti kelas masak lebih percaya diri karena bisa mengolah hidangan dari bahan sederhana, mengikuti resep, dan mencicipi hidangan baru. Di sisi lain, para partisipan melihat hasil ini bertahan selama 6 bulan.
4. Pengaruh gender dalam kepercayaan diri saat memasak
Selain membandingkan manfaat kelas masak untuk kesehatan mental, studi ini juga menunjukkan bagaimana konsep memasak dan kelasnya terhadap masing-masing gender. Ternyata, kepercayaan diri saat memasak pada masing-masing gender berbeda. Sebanyak 77 persen perempuan percaya diri dengan masakan mereka, dibanding 23 persen laki-laki.
Menurut studi tersebut, masih ada pengaruh gender dalam aktivitas memasak. Sementara banyak kaum hawa yang mulai terjun ke bidang karier, masih tidak sedikit perempuan yang harus bertarung di dapur. Perempuan masih harus masak 4–5 kali, sementara laki-laki hanya 2–3 kali. Mengapa seperti itu? Kurangnya kepercayaan diri saat memasak.
"Di akhir program, kedua gender menunjukkan kepercayaan diri yang sama saat memasak... Hasil ini bisa mendukung perubahan di lingkungan memasak rumah tangga dengan mengurangi bias gender dan peningkatan frekuensi memasak laki-laki di rumah," tulis penelitian tersebut.
5. Apa yang bisa dilakukan selanjutnya?

Studi ini menunjukkan bahwa kelas memasak memang memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh dan mental secara keseluruhan. Hal ini juga dibuktikan dari tak adanya intervensi makanan sehat (buah dan sayur) atau pengetahuan gizi sehingga manfaat kelas memasak dianggap murni.
Namun, penelitian ini juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah bias seleksi karena pelaporan mandiri dan beberapa jawaban kuesioner para partisipan dipengaruhi oleh informasi mengenai gaya makan dan memasak sehat, serta pengetahuan gizi.
Para peneliti mengatakan bahwa kelas memasak perlu menjawab keluhan mengenai waktu memasak yang terbatas dan mengajarkan manfaat masakan yang dimasak sendiri dibanding hidangan cepat saji. Hal ini bisa dibantu juga dengan sesi edukasi bersama ahli gizi sebagai bagian dari kelas memasak.
"Program lain yang juga sukses termasuk mengajak partisipasi untuk menggunakan bahan makanan yang ditanam dan dipanen oleh para partisipan sendiri," tulis para partisipan di kesimpulan.
Itulah fakta mengenai keuntungan mengikuti kelas masak terhadap kesehatan mental dan tubuh secara keseluruhan. Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk belajar masak? Bukan cuma meningkatkan kemampuan dan bikin pasangan makin sayang, kamu juga lebih bahagia!
![[QUIZ] Kami Bisa Tebak Gaya Main Partner Padel Kamu Berdasarkan Zodiak](https://image.idntimes.com/post/20251031/upload_b042ee2cc937d4e0a40ff0426b5b810a_300e7cc9-fbf3-4990-9a14-88e39f9bd940.jpg)









![[QUIZ] Warna Outfit Favoritmu Bisa Ungkap Cara Kamu Menghadapi Stres](https://image.idntimes.com/post/20250507/1000344956-3159a2704e4b6062c72c7e3be406df32-fff34f8ff180b130eb70c4bcc95165ea.jpg)



![[QUIZ] Pilih Warna Kamar Tidurmu, Ini Dampaknya ke Psikologis](https://image.idntimes.com/post/20260128/pexels-fotoaibe-1743231_224fdbce-fe8a-48dd-b379-811844e8a63c.jpg)
![[QUIZ] Pilih Menu Ayam Favoritmu, Kami Tebak Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260107/1000018277_1d2d966e-cff4-4b91-a355-ee3394d3e0c0.jpg)
![[QUIZ] Pilih Otot yang Ingin Dibentuk, Kami Rekomendasikan Latihannya](https://image.idntimes.com/post/20240705/anastase-maragos-fp7cfyppukm-unsplash-77608e651ffd65a27bc7ca3ab51d5a4c-9ee8fcedf24c176618a81cd66dfe2478.jpg)


