Comscore Tracker

Jenis Infeksi Virus yang Umum pada Balita, Kenali Rotavirus

Bisa menyebabkan dehidrasi yang berdampak serius pada anak

Rotavirus adalah infeksi virus yang menyebabkan diare parah pada anak-anak, terutama pada anak-anak yang usianya kurang dari 2 tahun. Kondisi ini dapat menyebabkan hingga 10 persen dari semua kasus diare pada anak usia di bawah 5 tahun.

Infeksi rotavirus, dan diare yang diakibatkannya, dapat berbahaya bagi anak yang masih kecil karena dapat menyebabkan mereka kehilangan cairan tubuh dengan sangat cepat, yang menyebabkan dehidrasi. Untungnya, vaksin sekarang tersedia untuk membantu melindungi anak-anak dari rotavirus.

Orang tua perlu waspada, berikut ini informasi penting seputar penyakit rotavirus yang perlu diketahui.

1. Apa itu infeksi rotavirus?

Jenis Infeksi Virus yang Umum pada Balita, Kenali Rotavirusilustrasi rotavirus (drugtargetreview.com)

Rotavirus adalah jenis infeksi yang paling umum pada anak di bawah usia 5 tahun atau balita. Penyakit ini sangat menular dan mudah tersebar. Walaupun paling sering terjadi pada anak kecil, orang dewasa juga bisa terinfeksi, meski biasanya tidak terlalu parah.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan bahwa sebelum vaksin rotavirus diperkenalkan pada tahun 2006, infeksi menyebabkan statistik tahunan berikut pada anak-anak usia 5 tahun ke bawah di AS sebagai berikut:

  • Sebanyak 400.000 kunjungan ke dokter anak
  • Antara 55.000 dan 70.000 rawat inap di rumah sakit
  • Setidaknya 200.000 anak masuk ke ruang gawat darurat
  • Antara 20 dan 60 kematian

Vaksin lebih dari 90 persen efektif dalam mencegah penyakit rotavirus yang parah.

Berdasarkan laporan berjudul "Infeksi Rotavirus pada Anak Usia di bawah Dua Tahun" dalam jurnal Sari Pediatri tahun 2011, diare akibat rotavirus merupakan salah satu penyebab diare akut, diperkirakan terdapat pada 50-60 persen kasus diare akut pada anak yang dirawat di rumah sakit di seluruh dunia.

Penelitian yang dilakukan pada enam rumah sakit di Indonesia mendapatkan 55 persen diare pada balita disebabkan oleh rotavirus. Di negara yang sedang berkembang, angka
kesakitan dan kematian penyakit rotavirus tinggi, sedangkan di negara maju angka kematian dapat ditekan dengan pelayanan kesehatan yang lengkap dan mudah terjangkau.

Dilaporkan dari daerah yang beriklim tropis, infeksi rotavirus berlangsung sepanjang tahun dan puncaknya dijumpai pada bulan Juli hingga Agustus.

Rotavirus tidak diobati dengan obat-obatan. Biasanya sembuh dengan sendirinya seiring waktu. Namun, dehidrasi adalah masalah serius. Mengetahui kapan harus mencari intervensi medis sangat penting untuk mencegah komplikasi yang mengancam jiwa.

2. Tanda dan gejala infeksi rotavirus

Jenis Infeksi Virus yang Umum pada Balita, Kenali Rotavirusilustrasi anak demam (pexels.com/Gustavo Fring)

Gejala rotavirus cenderung paling menonjol pada anak-anak. Dilansir Mayo Clinic, gejala dapat dimulai dalam dua hari setelah terpapar virus. Gejala penyakit rotavirus yang paling umum adalah diare parah. Anak-anak juga dapat mengalami:

  • Muntah
  • Kelelahan parah
  • Demam tinggi
  • Sifat lekas marah
  • Dehidrasi
  • Sakit perut

Dehidrasi adalah kekhawatiran terbesar pada anak-anak. Kelompok usia ini lebih rentan terhadap kehilangan cairan dan elektrolit melalui muntah dan diare karena memiliki bobot tubuh yang lebih kecil. Anak harus dipantau dengan hati-hati untuk gejala dehidrasi, seperti:

  • Mulut kering
  • Kulit dingin
  • Sedikit atau tidak keluar air mata saat menangis
  • Frekuensi buang air kecil berkurang (popoknya jarang basah)
  • Mata cekung

Pada orang dewasa, infeksi rotavirus biasanya bergejala ringan. Beberapa orang bahkan tidak mengalami gejala sama sekali.

Baca Juga: 7 Virus yang Mudah Berkembang Biak di Daerah Tropis seperti Indonesia

3. Penyebab dan faktor risiko rotavirus

Jenis Infeksi Virus yang Umum pada Balita, Kenali Rotavirusilustrasi memberi makan anak (pexels.com/AMSW Photography)

Siapa pun bisa terinfeksi rotavirus, tetapi umumnya ini memengaruhi:

  • Bayi
  • Anak usia lebih kecil
  • Kerabat dekat orang yang terinfeksi
  • Mereka yang bekerja dengan anak-anak, seperti pengasuh

Bila anak terinfeksi rotavirus, virus akan ada di fesesnya sebelum sebelum gejala dimulai dan hingga 10 hari setelah gejalanya berkurang. Selama periode tersebut, ketika orang tua atau pengasuh membersihkan popok atau setelah anak menggunakan toilet, virus dapat menyebar lewat tangan. Bila anak, orang tua, atau pengasuh tidak cuci tangan, mereka bisa mengontaminasi apa pun yang disentuh, termasuk:

  • Krayon atau spidol anak
  • Makanan
  • Permukaan seperti wastafel dan meja dapur
  • Mainan anak
  • Perangkat elektronik yang digunakan anak
  • Peralatan makan
  • Air

Bila orang tua atau pengasuh menyentuh tangan anak yang tidak bersih atau objek yang terkontaminasi lalu menyentuh mulut, infeksi bisa terjadi.

Disinfeksi adalah kunci penting. Rotavirus dapat hidup di permukaan dan benda-benda selama berminggu-minggu.

4. Pengobatan infeksi rotavirus

Jenis Infeksi Virus yang Umum pada Balita, Kenali Rotavirusilustrasi pengobatan rotavirus (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Tidak ada obat spesifik untuk menyembuhkan rotavirus, tetapi umumnya infeksi ini akan sembuh dalam 7 hari. Namun, perawatan untuk dehidrasi sangat penting.

Cairan yang direkomendasikan adalah air atau larutan rehidrasi oral (ORS) atau oralit. Jus buah dan minuman berkarbonasi tidak dianjurkan karena dapat memperburuk gejala diare pada anak.

ORS biasanya tersedia dalam bentuk saset yang tersedia tanpa resep sebagai obat bebas dari apoteker. Larutan ini dapat membantu menggantikan garam, glukosa, dan mineral penting lainnya yang hilang akibat dehidrasi.

Bila anak muntah setelah minum larutan oralit, tunggu 5-10 menit sebelum meminumnya lagi.

Oralit harus ditelan perlahan, mungkin sesendok setiap beberapa menit, dan setiap kali anak buang air besar encer.

Jumlah yang tepat dari oralit tergantung pada ukuran dan berat anak. Penting untuk mengikuti petunjuk pada paket atau petunjuk dokter atau apoteker.

Jika tidak ada tanda atau peningkatan risiko dehidrasi, tidak ada pantangan makanan. Dalam kasus bayi, ini termasuk ASI, susu formula, dan MPASI.

Dalam kasus dehidrasi yang parah, rawat inap mungkin diperlukan untuk memberikan cairan intravena.

5. Pencegahan infeksi rotavirus

Jenis Infeksi Virus yang Umum pada Balita, Kenali Rotavirusilustrasi pemberian vaksin rotavirus(aafp.org)

Imunisasi dapat secara dramatis mengurangi risiko infeksi rotavirus di masa mendatang. Namun, tips umum untuk mencegah penyebaran penyakit jika seseorang terinfeksi meliputi:

  • Cuci tangan secara menyeluruh setelah mengganti popok bayi
  • Gunakan popok sekali pakai saat anak sakit 
  • Buang popok dan tisu bekas dengan hati-hati
  • Sering-sering membersihkan atau disinfeksi meja atau tempat membersihkan popok anak
  • Memastikan bayi atau anak yang sakit tetap di rumah, karena virus bisa menyebar dengan cepat di sekolah atau tempat bermain
  • Cuci tangan sebelum memegang, menyiapkan, atau makan makanan dan minuman

Rotavirus adalah infeksi gastrointestinal (lambung dan usus). Ini bisa terjadi pada siapa saja, tetapi paling sering menyerang anak-anak. Hubungi dokter bila anak mengalami diare dan demam, karena keduanya adalah gejala umum rotavirus. Dokter akan merekomendasikan banyak cairan dan istirahat, serta obat-obatan untuk menurunkan demam.

Jika ada risiko dehidrasi, dokter mungkin akan merekomendasikan anak untuk dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan cairan intravena. Sebagian besar anak sembuh dari rotavirus tanpa efek kesehatan jangka panjang.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Penularan Norovirus, Jangan Sampai Tertular

Derinda Astri Photo Verified Writer Derinda Astri

"Harapanmu akan terwujud jika kamu tidak mudah menyerah dan selalu berusaha. Usir rasa malasmu dan terus berkarya tanpa membuang waktu dengan sia-sia" IG: derindaastri YT:Derindavaz

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya