Comscore Tracker

Sindrom Ramsay Hunt: Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatan

Bisa dialami siapa pun yang pernah kena cacar air

Mengalami kelumpuhan tiba-tiba di wajah bukan cuma disebabkan oleh stroke. Sindrom Ramsay Hunt atau Ramsay Hunt syndrome (RHS) juga perlu dicurigai karena punya gejala serupa.

Untuk mengetahui kelainan saraf langka ini lebih lanjut, yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

1. Apa itu sindrom Ramsay Hunt?

Sindrom Ramsay Hunt: Gejala, Penyebab, Diagnosis, PengobatanSeorang anak dengan sindrom Ramsay Hunt. (hindawi.com)

Menurut keterangan dari National Organization for Rare Disorders, RHS adalah kelainan saraf langka yang ditandai dengan kelumpuhan saraf wajah (facial palsy) dengan ruam yang memengaruhi telinga atau mulut.

Beberapa nama berbeda telah digunakan untuk menggambarkan kelainan ini dalam literatur medis yang sering kali menyebabkan kebingungan. Nama penyakit ini berasal dari dokter yang pertama kali mendeskripsikannya tahun 1907, James Ramsay Hunt.

Penyakit ini kadang dikenal sebagai herpes zoster oticus karena karakteristik ruam telinga. Namun, beberapa dokter menggunakan herpes zostic oticus hanya untuk ruam telinga dan RHS untuk kombinasi ruam telinga dan kelumpuhan wajah.

Selain itu, RHS juga dikenal sebagai geniculate neuralgia atau nervus intermedius neuralgia. RHS juga bisa terjadi jika tidak ada ruam pada kulit, kondisi ini dikenal dengan sebutan zoster sine herpete.

2. Tanda dan gejala sindrom Ramsay Hunt

Sindrom Ramsay Hunt: Gejala, Penyebab, Diagnosis, PengobatanPasien dengan sindrom Ramsay Hunt. (pmj.bmj.com/Kotaro Kunitomo)

Dilansir Mayo Clinic, dua tanda dan gejala utama RHS adalah:

  • Ruam merah yang menyakitkan dengan lesi lepuh yang berisi cairan di luar, dalam, dan sekitar satu telinga
  • Kelemahan atau kelumpuhan wajah di sisi yang sama dengan telinga yang terkena

Biasanya ruam dan kelumpuhan wajah terjadi pada waktu yang bersamaan. Terkadang satu gejala bisa muncul lebih dulu sebelum gejala lainnya, ada pula yang tidak mengalami gejala ruam.

Penderita RHS juga bisa mengalami:

  • Sakit telinga
  • Kehilangan pendengaran
  • Telinga berdenging atau tinitus
  • Kesulitan menutup satu mata
  • Sensasi berputar atau bergerak (vertigo)
  • Perubahan persepsi rasa atau hilangnya rasa
  • Mulut dan mata kering

Segera periksa ke dokter bila mengalami kelumpuhan wajah atau ruam herpes zoster di wajah. Perawatan yang dimulai dalam tiga hari setelah dimulainya tanda dan gejala bisa membantu mencegah komplikasi jangka panjang.

Baca Juga: Bisa Terjadi setelah Kena Cacar Air, Waspadai Munculnya Cacar Api

3. Penyebab sindrom Ramsay Hunt

Sindrom Ramsay Hunt: Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatanilustrasi virus varicella-zoster (decisionsindentistry.com)

RHS disebabkan oleh virus varicella-zoster, yaitu virus yang sama yang menyebabkan cacar air dan herpes zoster.

Virus dapat tetap tidak aktif (dorman) selama beberapa dekade pada orang yang pernah terkena cacar air waktu kecil. Reaktivasi virus varicella-zoster menyebabkan herpes zoster dan, dalam beberapa kasus, berkembang menjadi RHS.

Alasan kenapa virus bisa aktif kembali dan memengaruhi saraf wajah pada RHS masih belum diketahui.

4. Faktor risiko sindrom Ramsay Hunt

Sindrom Ramsay Hunt: Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatanilustrasi lansia (pexels.com/Steshka Willems)

RHS bisa muncul pada siapa pun yang pernah mengalami cacar air. Penyakit ini lebih umum pada dewasa yang lebih tua, biasanya memengaruhi usia di atas 60 tahun. RHS sangat jarang terjadi pada anak-anak.

Kelainan saraf ini tidak menular. Namun, reaktivasi virus varicella-zoster virus bisa menyebabkan cacar air pada orang yang sebelumnya belum pernah mengalaminya atau belum pernah mendapatkan vaksinasi. Infeksi serius bisa terjadi pada orang-orang yang memiliki masalah sistem imun.

Sampai lepuh ruam berkeropeng teratasi, hindari kontak fisik dengan:

  • Siapa pun yang belum pernah mengalami cacar air atau yang belum divaksinasi cacar air
  • Siapa pun yang punya sistem kekebalan tubuh yang rendah
  • Bayi baru lahir
  • Ibu hamil

5. Diagnosis sindrom Ramsay Hunt

Sindrom Ramsay Hunt: Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatanilustrasi pemeriksaan dokter (freepik.com/pressfoto)

Dilansir Healthline, dokter bisa menggunakan beberapa metode untuk mendiagnosis RHS, yang meliputi:

  • Wawancara seputar riwayat kesehatan, misalnya apakah pernah mengalami cacar air waktu kecil, wabah herpes zoster kemungkinan alasan dari munculnya ruam wajah
  • Melakukan pemeriksaan fisik, seperti mengamati gejala di tubuh atau gejala lainnya, serta memeriksa area yang terdampak untuk mengonfirmasi diagnosis
  • Menanyakan apakah ada gejala lainnya yang dialami, misalnya nyeri atau pusing
  • Melakukan biopsi (jaringan atau cairan) dari area yang terdampak, lalu dikirim ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut

Tes lainnya yang mungkin akan direkomendasikan dokter termasuk:

  • Tes darah untuk mengetahui keberadaan virus varicella-zoster
  • Tes kulit untuk memeriksa keberadaan virus
  • Ekstraksi cairan tulang belakang untuk pemeriksaan (lumbal pungsi)
  • MRI kepala

6. Bagaimana pengobatannya?

Sindrom Ramsay Hunt: Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatanilustrasi obat injeksi (pexels.com/Retha Ferguson)

Pengobatan yang paling umum untuk RHS adalah obat antivirus. Dokter mungkin akan meresepkan famciclovir atau acyclovir bersama prednisone atau obat atau suntikan kortikosteroid lainnya.

Dokter mungkin akan merekomendasikan perawatan berdasarkan gejala spesifik yang dialami pasien. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) atau obat antikejang seperti karbamazepin dapat membantu mengurangi nyeri. Antihistamin dapat membantu meredakan gejala vertigo, seperti pusing atau perasaan seperti ruangan berputar. Tetes mata atau cairan serupa dapat membantu mata tetap terlumasi dan mencegah kerusakan kornea.

Pengobatan rumahan juga bisa dilakukan dengan cara menjaga kebersihan ruam dan menggunakan kompres dingin untuk untuk meminimalkan rasa sakit. Bisa pula mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, termasuk NSAID seperti ibuprofen.

Bila RHS ditangani dalam waktu tiga hari setelah gejala muncul, seharusnya tidak ada komplikasi jangka panjang. Namun, bila tidak diobati cukup lama, mungkin pasien akan mengalami kelemahan permanen pada otot wajah atau kehilangan pendengaran.

Dalam beberapa kasus, pasien mungkin tidak dapat menutup mata yang terkena sepenuhnya. Akibatnya, mata bisa menjadi sangat kering. Pasien juga jadi tidak bisa berkedip dan mengeluarkan objek atau benda yang masuk ke mata. Bila tidak menggunakan obat tetes mata atau pelumas, kornea bisa rusak. Kerusakan dapat menyebabkan iritasi kornea yang konstan atau kehilangan penglihatan permanen (meskipun biasanya minor).

Bila RHS merusak salah satu saraf wajah, pasien mungkin juga merasakan sakit, bahkan setelah penyakit teratasi. Ini dikenal sebagai neuralgia postherpetic. Rasa sakit itu terjadi karena saraf yang rusak tidak mendeteksi sensasi dengan benar dan mengirimkan sinyal yang salah ke otak.

Itulah fakta seputar sindrom Ramsay Hunt, salah satu kondisi saraf yang bisa menyebabkan kelumpuhan pada wajah. Bila mengalami gejala-gejalanya, segera periksa ke dokter agar bisa segera ditangani dan mencegah komplikasi serius.

Baca Juga: Gastroparesis atau Kelumpuhan Lambung, Penyakit yang Harus Diwaspadai

Derinda Astri Photo Verified Writer Derinda Astri

Jual hamster Bergas Ungaran Kabupaten Semarang Instagram @dekyrahamster030721

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R F
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya