Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terbawa angin ke sejumlah wilayah perlu diwaspadai. Partikel halus yang terhirup dapat mengiritasi saluran pernapasan dan menimbulkan keluhan seperti batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, hingga sesak napas. Oleh karenanya, masyarakat sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan perlindungan jika memang perlu keluar.
Namun, apa yang harus dilakukan jika terlanjur terpapar abu vulkanik? Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya, mulai dari membersihkan abu yang menempel pada tubuh hingga melindungi mata dan saluran pernapasan. Agar tetap aman setelah terpapar abu vulkanik, simak penjelasan lengkapnya berikut.
