Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Pertolongan Pertama untuk Iritasi Mata akibat Abu Vulkanik

5 Pertolongan Pertama untuk Iritasi Mata akibat Abu Vulkanik
ilustrasi mata iritasi (magnific.com/magnific)
  • Paparan abu vulkanik dapat memicu mata perih, berair, dan terasa mengganjal; jangan mengucek karena partikel dapat menggores kornea dan memperparah iritasi.
  • Biarkan mata berkedip, lalu bilas dengan air bersih atau saline selama sekitar 10–15 menit; lepaskan lensa kontak agar partikel tidak terperangkap.
  • Setelah pembilasan, kompres dingin dapat meredakan ketidaknyamanan. Segera periksa jika nyeri berat, pandangan kabur, kemerahan memburuk, atau sensasi mengganjal menetap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Paparan abu vulkanik bisa bikin mata terasa perih, berair, dan seperti kemasukan pasir. Partikel halus yang terbawa angin dapat menempel di permukaan mata dan memicu iritasi. Science Media Centre juga menyebut abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi pada mata setelah seseorang terpapar.

Kondisi ini sering bikin seseorang refleks mengucek mata karena terasa mengganjal. Padahal, gesekan justru bisa membuat permukaan mata semakin teriritasi atau terluka karena material abu vulkanik yang terbilang tajam. Berikut ini cara mengatasi mata perih akibat iritasi abu vulkanik dengan langkah yang lebih aman.

  1. 1. Jangan langsung mengucek mata

    ilustrasi laki-laki mengucek mata
    ilustrasi laki-laki mengucek mata (magnific.com/user18526052)

    Saat mata terasa perih setelah terkena abu, tangan biasanya spontan ingin mengusap bagian yang terasa mengganjal. Padahal, partikel kecil masih mungkin berada di permukaan mata dan gesekan dapat membuatnya menggores kornea. Dilansir dari Healthline, mengucek mata saat terdapat benda asing justru berisiko memperparah iritasi.

    Tahan keinginan tersebut dan biarkan mata berkedip secara alami terlebih dahulu. Air mata memang punya fungsi membantu membersihkan partikel kecil dari permukaan mata. Kalau rasa mengganjal masih bertahan, lanjutkan dengan pembilasan menggunakan cairan yang bersih.

  2. 2. Bilas mata dengan air bersih

    ilustrasi perempuan membilas mata
    ilustrasi perempuan membilas mata (magnific.com/jcomp)

    Untuk membersihkan debu yang masuk, pembilasan menjadi salah satu pertolongan pertama yang paling penting. Langkah ini membantu mengurangi partikel yang menempel sebelum iritasi berkembang lebih jauh. Healthline menyarankan penggunaan air bersih atau larutan saline (air infus NaCl) untuk membantu mengeluarkan debu dan partikel asing dari mata.

    Posisikan kepala agar mata yang terkena berada lebih rendah dan biarkan air mengalir perlahan. Usahakan kelopak mata tetap terbuka supaya air dapat menjangkau permukaan mata dengan baik. Medical News Today juga menyarankan pembilasan selama sekitar 10–15 menit ketika membersihkan partikel dari mata.

  3. 3. Lepaskan lensa kontak

    ilustrasi melepas lensa kontak mata
    ilustrasi melepas lensa kontak mata (magnific.com/magnific)

    Memakai lensa kontak saat mata sedang terpapar abu bisa membuat partikel terperangkap di antara lensa dan permukaan mata. Kondisi tersebut berpotensi membuat rasa perih dan iritasi terasa lebih lama. Karena itu, lepaskan lensa kontak sebelum melakukan pembilasan jika memungkinkan.

    Langkah ini juga membantu air atau saline membersihkan permukaan mata secara lebih menyeluruh. Medical News Today menjelaskan bahwa lensa kontak dapat menahan iritan sehingga gejalanya berpotensi semakin berat. Setelah dilepas, hindari memasangnya kembali sampai mata terasa nyaman.

  4. 4. Gunakan kompres dingin bila masih terasa perih

    ilustrasi perempuan mengompres mata
    ilustrasi perempuan mengompres mata (magnific.com/magnific)

    Setelah mata dibilas, rasa perih atau panas mungkin belum langsung hilang. Kamu bisa menggunakan kain bersih yang dibasahi air dingin untuk membantu meredakan rasa gak nyaman. Hindari memberikan tekanan kuat karena permukaan mata masih sensitif setelah terpapar partikel.

    Kompres cukup ditempelkan dengan lembut pada mata yang tertutup. Medical News Today menyebut kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada kondisi tertentu. Cara ini sebaiknya menjadi pelengkap setelah sumber iritasinya sudah dibersihkan.

  5. 5. Periksa ke dokter jika gejalanya menetap

    ilustrasi periksa ke dokter mata
    ilustrasi periksa ke dokter mata (magnific.com/magnific)

    Mata yang masih terasa mengganjal setelah dibilas perlu mendapat perhatian lebih. Terlebih jika muncul nyeri berat, pandangan kabur, kemerahan yang semakin parah, atau sensasi seperti ada benda yang terus menempel. Healthline menyarankan pemeriksaan medis jika iritasi atau gangguan penglihatan tetap muncul setelah benda asing dikeluarkan.

    Jangan mencoba mengambil partikel yang terlihat menempel kuat pada permukaan mata dengan kuku, pinset, atau benda lain. Cara tersebut bisa menyebabkan luka pada kornea dan memperbesar risiko komplikasi. Untuk kondisi seperti ini, pemeriksaan tenaga medis lebih aman daripada mencoba membersihkannya sendiri.

    Mata yang terkena abu memang bisa terasa sangat mengganggu, tetapi penanganannya gak harus dilakukan dengan panik. Fokus utama pertolongan pertama adalah mengeluarkan partikel dengan cara higienis tanpa menambah gesekan pada mata. Kalau keluhan menetap atau penglihatan berubah, jangan menunda pemeriksaan agar kondisi mata bisa ditangani dengan tepat.

    Referensi

    “How to Get Something Out of Your Eye: Foreign Objects, Chemicals, and More.” Healthline. Diakses September 2026.

    “Foreign Object in the Eye: Causes, Symptoms, and Prevention.” Healthline. Diakses September 2026.

    “How to Flush Your Eye: Safety, Tips, and First Aid.” Medical News Today. Diakses September 2026.

    “How Can a Person Safely Clean Their Eyes?” Medical News Today. Diakses September 2026.

    “Expert Reaction to Bali’s Mount Agung Volcano.” Science Media Centre. Diakses September 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More