Untuk memastikan apakah BAB hitam yang kamu alami merupakan melena, dokter biasanya akan memulai dengan pemeriksaan dasar, lalu dilanjutkan dengan tes lanjutan untuk mengetahui sumber perdarahannya. Berikut beberapa tes yang dilakukan.
Tes darah ini membantu dokter menilai kondisi kesehatan secara keseluruhan, termasuk jumlah darah yang hilang akibat perdarahan. Hasilnya bisa memberikan petunjuk awal mengenai seberapa serius kondisi dan kemungkinan penyebab melena.
CT scan atau CT angiogram digunakan untuk melihat secara detail kondisi saluran pencernaan dan menemukan lokasi perdarahan yang mungkin tidak terlihat secara langsung. Tes ini sangat berguna ketika perdarahan tidak terlalu jelas atau sulit ditentukan sumbernya.
Endoskopi adalah prosedur di mana dokter memasukkan selang tipis dengan kamera ke dalam kerongkongan, lambung, dan usus halus bagian atas. Selain memungkinkan dokter melihat sumber perdarahan secara langsung, prosedur ini juga bisa digunakan untuk mengambil sampel jaringan atau menghentikan perdarahan yang aktif dengan tindakan medis tertentu.
Dari makanan yang kita konsumsi sampai gejala medis yang serius, penyebab perubahan warna ini memang beragam. Namun, dengan bekal informasi tadi, kamu kini punya panduan untuk menilai sendiri apakah BAB warna hitam berbahaya atau tidak. Semoga ulasan ini bermanfaat!
Apakah BAB hitam selalu berbahaya? | Tidak, bisa disebabkan oleh makanan atau obat tertentu, tapi juga bisa tanda perdarahan saluran cerna. |
Makanan apa yang bisa membuat BAB menjadi hitam? | Contohnya blueberry, licorice hitam, atau makanan tinggi pewarna gelap. |
Obat atau suplemen apa yang menyebabkan BAB hitam? | Zat besi, obat yang mengandung bismuth, dan arang aktif. |
Referensi
“Why Is Your Poop Black and Tarry?”. WebMD. Diakses Maret 2026.
“Melena (Black Stool)”. Cleveland Clinic. Diakses Maret 2026.
“Ulcer Black Stool: 5 Alarming Facts (Emergency)”. Liv Hospital. Diakses Maret 2026.
“Black or Tarry Stools”. MedlinePlus. Diakses Maret 2026.