Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Asupan Kafein Setiap Hari Terkait Risiko Demensia yang Lebih Rendah

Ilustrasi menikmati kopi berkafein.
ilustrasi minum kopi (pexels.com/Mike Jones)
Intinya sih...
  • Konsumsi kafein moderat dikaitkan dengan risiko demensia yang lebih rendah.
  • Efek protektif tampak pada kopi dan teh berkafein, bukan versi tanpa kafein.
  • Hubungan ini bersifat asosiasi, bukan bukti sebab-akibat langsung.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kabar baik bagi penikmat kopi dan teh: konsumsi kafein harian dalam jumlah moderat berkaitan dengan risiko demensia yang lebih rendah serta laju penurunan fungsi kognitif yang lebih lambat, menurut temuan sebuah studi besar jangka panjang.

Studi ini menganalisis hampir 132 ribu partisipan yang diikuti hingga 43 tahun. Mereka yang melaporkan asupan kafein tertinggi memiliki risiko demensia 18 persen lebih rendah dibanding kelompok dengan konsumsi kafeinnya paling rendah atau tidak sama sekali.

Pada sebagian peserta, peminum kopi atau teh berkafein juga menunjukkan skor tes kognitif yang sedikit lebih baik dibanding mereka yang jarang mengonsumsinya. Menariknya, hubungan ini tidak ditemukan pada peminum kopi tanpa kafein (decaf). Temuan ini menguatkan dugaan bahwa kafein punya peran dalam perlindungan fungsi otak.

Namun, manfaat tersebut tidak berarti bisa didapat dengan konsumsi berlebihan. Efek paling konsisten justru terlihat pada konsumsi moderat, sekitar dua hingga tiga cangkir kopi per hari atau satu hingga dua cangkir teh. Di atas jumlah itu, manfaatnya cenderung menetap.

Bisa menjadi bagian dari strategi menjaga kesehatan otak

Menikmati kopi berkafein.
ilustrasi minum kopi (pexels.com/Mike Jones)

“Meski hasilnya menjanjikan, tetapi penting untuk diingat bahwa besaran efeknya relatif kecil,” ujar Daniel Wang, ahli nutrisi dari Mass General Brigham, Boston.

Ia menekankan bahwa menjaga fungsi kognitif seiring bertambahnya usia tetap perlu pendekatan menyeluruh—mulai dari pola makan seimbang, aktivitas fisik, tidur cukup, hingga pengendalian tekanan darah dan gula darah. Dalam konteks ini, kopi atau teh berkafein mungkin hanya satu bagian kecil.

Temuan terbaru ini sejalan dengan sejumlah studi sebelumnya. Analisis data lebih dari 200 ribu orang dalam UK Biobank menunjukkan bahwa peminum kopi berkafein tanpa pemanis memiliki risiko penyakit Alzheimer 34 persen lebih rendah dan Parkinson 37 persen lebih rendah dibandingkan non peminum kopi. Studi lain juga mengaitkan konsumsi sekitar tiga cangkir kopi per hari dengan peningkatan harapan hidup hampir dua tahun.

Penelitian ini menggunakan data dari dua kohort besar di Amerika Serikat, yaitu Nurses’ Health Study dan Health Professionals Follow-up Study, yang telah mengumpulkan data kesehatan sejak era 1980-an. Asupan kafein dihitung melalui kuesioner frekuensi makanan yang diperbarui setiap dua hingga empat tahun, disertai laporan subjektif perubahan daya ingat dan fungsi kognitif. Sebagian peserta juga mengikuti tes kognitif formal melalui sambungan telepon.

Dari total lebih dari 131 ribu partisipan, tercatat lebih dari 11 ribu kasus demensia selama masa pengamatan. Peminum kopi berkafein melaporkan penurunan kognitif yang lebih rendah secara subjektif dibanding non peminum kopi, meski perbedaan pada tes kognitif komposit tidak selalu signifikan.

Sebagai studi observasional, hasil ini tidak bisa membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung. Namun, para peneliti telah memperhitungkan berbagai faktor lain, termasuk pola makan, riwayat medis, gaya hidup, dan risiko genetik. Menariknya, efek kafein tampak konsisten baik pada individu dengan risiko genetik demensia yang tinggi maupun rendah.

Kesimpulannya, kafein bukanlah obat pencegah demensia. Namun, jika dikonsumsi dalam batas wajar dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat secara keseluruhan, kopi atau teh berkafein bisa berkontribusi kecil namun bermakna dalam upaya menjaga kesehatan otak jangka panjang.

Referensi

"Daily Caffeine Could Reduce Your Risk of Developing Dementia, Study Shows." Science Alert. Diakses Februari 2026.

"Consuming 2-3 cups of coffee daily associated with lower dementia risk, better cognitive function." EurekAlert! Diakses Februari 2026.

Zhang Y, Liu Y, Li Y, et al. Coffee and Tea Intake, Dementia Risk, and Cognitive Function. JAMA. Published online February 09, 2026. doi:10.1001/jama.2025.27259.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Latest in Health

See More

Asupan Kafein Setiap Hari Terkait Risiko Demensia yang Lebih Rendah

11 Feb 2026, 08:05 WIBHealth