Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Bahaya Menghirup Gas Nitrous Oxide yang Sedang Viral

ilustrasi nitrous oxide, gas yang secara legal digunakan sebagai propelan whipped cream di industri makanan (IDN Times/Novaya)
ilustrasi nitrous oxide, gas yang secara legal digunakan sebagai propelan whipped cream di industri makanan (IDN Times/Novaya)
Intinya sih...
  • Risiko hipoksia, otak kehilangan suplai oksigen
  • Kerusakan saraf permanen akibat defisiensi vitamin B12
  • Ancaman frostbite, luka bakar beku pada saluran pernapasan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tren orang menghirup gas dari tabung mungil berwarna merah muda memang terlihat menggemaskan. Sekilas, aktivitas ini tampak seperti hiburan ringan yang memberikan sensasi melayang dan tawa tanpa beban, namun di balik itu terdapat senyawa kimia Nitrous Oxide (N2O) yang bersifat anestesi disosiatif. Kamu perlu memahami bahwa menghirup gas dari tabung whip cream ini secara langsung merupakan tindakan yang berisiko karena gas tersebut merupakan bahan pendorong (propellant) industri yang bisa memicu bahaya pada organ vitalmu.

Awalnya, gas ini mungkin hanya dikenal di dapur profesional untuk mengocok krim atau di ruang dokter gigi sebagai penenang medis dengan campuran oksigen yang tepat. Namun, penggunaan rekreasional yang tidak terkontrol dari tabung viral ini memaksa tubuhmu menerima zat kimia murni tanpa saringan, yang seketika mengganggu sistem kerja saraf pusat, lho. Jadi, jangan biarkan tawa sesaat itu menipu kesadaranmu, karena setiap tarikan napas dari tabung pink tersebut membawa risiko medis yang bisa mengubah hidupmu dalam hitungan detik dari kesenangan menjadi kondisi darurat medis. Inilah bukti seramnya akibat menghirup gas nitrous oxide yang perlu kamu tahu!


1. Risiko hipoksia, saat otak kehilangan suplai oksigen

ilustrasi sakit kepala
ilustrasi sakit kepala (freepik.com/8photo)

Bahaya pertama yang paling mematikan saat kamu menghirup gas dari tabung pink ini adalah risiko hipoksia atau kekurangan pasokan oksigen ke otak secara ekstrem. Menurut informasi yang dilansir oleh National Library of Medicine (NLM), gas nitrous oxide yang masuk ke paru-paru akan mengusir oksigen secara paksa, sehingga darah tak lagi membawa nutrisi udara yang vital ke saraf pusat. Jika kondisi ini terjadi selama beberapa menit saja, sel-sel otak akan mulai mati secara massal dan bisa menyebabkan kerusakan fungsi kognitif yang bersifat permanen dan sulit dipulihkan. Kamu mungkin merasa sedang melayang, padahal kenyataannya otakmu sedang berjuang mati-matian untuk bertahan hidup di tengah hampa oksigen yang mencekam, lho.


2. Kerusakan saraf permanen akibat defisiensi vitamin B12

ilustrasi seorang pria terlihat sakit kepala
ilustrasi seorang pria terlihat sakit kepala (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Menghirup gas nitrous oxide secara rutin membawa ancaman serius pada sistem saraf motorik melalui proses inaktivasi vitamin esensial. Berdasarkan penjelasan dari The Lancet, penggunaan gas ini secara kronis akan mengoksidasi atom kobalt dalam Vitamin B12, sehingga tubuhmu tak mampu lagi memproduksi selubung mielin yang melindungi saraf tulang belakang. Akibatnya, kamu akan mulai merasakan gejala kesemutan parah yang berlanjut pada mati rasa, hingga akhirnya mengalami kelumpuhan total pada anggota gerak. Bahaya ini sangat nyata dan telah banyak menyerang anak muda yang akhirnya harus bergantung pada kursi roda karena integritas saraf mereka hancur akibat paparan zat kimia berulang. Seram, kan?

3. Ancaman frostbite, luka bakar beku pada saluran pernapasan

ilustrasi seorang pria terlihat sakit kepala
ilustrasi seorang pria terlihat sakit kepala (freepik.com/wavebreakmedia_micro)

Kamu harus sangat berhati-hati karena gas di dalam tabung ini disimpan dalam tekanan yang sangat tinggi dan akan mengalami penurunan suhu drastis saat dilepaskan. Merujuk MedPage Today gas tersebut dapat mencapai suhu di bawah titik beku saat keluar dari dispenser, yang berisiko menyebabkan frostbite atau luka bakar beku pada bibir, tenggorokan, dan pita suara. Jaringan lunak di dalam tubuhmu bisa membeku seketika, menyebabkan luka robek yang sangat nyeri dan infeksi jaringan yang sulit disembuhkan secara medis. Selain itu, paparan suhu ekstrem ini bisa memicu edema paru mendadak yang membuat penderitanya merasa sangat sesak napas.


4. Gangguan kardiovaskular, risiko aritmia dan henti jantung

ilustrasi sakit jantung (pixabay.com/Pexels)
ilustrasi sakit jantung (pixabay.com/Pexels)

Bahaya lain yang jarang disadari adalah efek gas ini terhadap stabilitas irama jantungmu yang bisa memicu kematian mendadak. Sebagaimana diperingatkan oleh Healthline, paparan nitrous oxide dosis tinggi dapat meningkatkan sensitivitas otot jantung terhadap adrenalin, yang berujung pada detak jantung tidak beraturan atau aritmia. Bagi kamu yang memiliki kondisi jantung bawaan, menghirup gas dari tabung viral ini bisa menjadi pemicu henti jantung (cardiac arrest) secara seketika. Tekanan gas yang masuk ke aliran darah terlalu berat untuk ditoleransi oleh ritme jantung manusia yang sedang dalam kondisi tidak stabil akibat pengaruh zat kimia tersebut.

5. Risiko kecelakaan fisik akibat kehilangan kesadaran mendadak

ilustrasi sakit kepala pada seorang wanita (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi sakit kepala pada seorang wanita (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Saat kamu berada di bawah pengaruh gas tawa ini, koordinasi tubuh dan keseimbanganmu akan hilang sepenuhnya dalam sekejap mata karena sifat disosiatifnya. Laporan dari BBC Health menunjukkan banyak kasus cedera fisik berat terjadi karena pengguna jatuh pingsan di tempat yang tidak aman atau terbentur benda keras saat kehilangan kesadaran. Kamu tak akan memiliki kendali atas refleks tubuhmu sendiri, sehingga risiko tersedak atau cedera kepala menjadi sangat tinggi saat efek gas sedang memuncak. Rasa senang sesaat yang kamu cari justru menempatkanmu dalam posisi rentan terhadap kecelakaan yang bisa merenggut nyawa di lokasi kejadian, lho.


6. Dampak psikologis seperti halusinasi dan gangguan mental berat

ilustrasi halusinasi (pexels.com/Maksim Goncharenok)
ilustrasi halusinasi (pexels.com/Maksim Goncharenok)

Paparan gas dari tabung pink ini bukan hanya merusak fisik, tapi juga membawa bahaya besar bagi stabilitas jiwamu melalui gangguan kimiawi di otak. Menurut studi dari Journal of Neurology, penggunaan berulang bisa memicu halusinasi yang menakutkan, kebingungan mental (delirium), hingga serangan panik yang sulit dikendalikan oleh kesadaran normal. Dalam beberapa kasus, gas ini memicu episode psikosis di mana pengguna kehilangan kontak dengan realitas dan melakukan tindakan impulsif yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya. Bahaya psikologis ini kerap meninggalkan trauma mendalam yang memerlukan penanganan psikiatri jangka panjang untuk pemulihannya.

7. Komplikasi pneumotoraks, paru-paru kolaps akibat tekanan gas

ilustrasi pneumotoraks
ilustrasi pneumotoraks (commons.wikimedia.org/Clinical Cases)

Salah satu komplikasi medis yang paling mengerikan adalah risiko pneumotoraks, yaitu kondisi di mana paru-paru mengalami kebocoran akibat hantaman tekanan gas yang terlalu kuat. Menghirup gas langsung dari tabung bertekanan tinggi tanpa regulator dapat menyebabkan trauma barometrik yang merobek jaringan paru-paru. Udara yang bocor kemudian terjebak di rongga dada, menekan organ dalam, dan membuat paru-paru kolaps sehingga kamu akan merasa tercekik dan nyeri dada yang luar biasa. 

Fenomena ini membuat kita waspada akan bahaya menghirup gas nitrous oxide yang viral demi kesehatan jangka panjangmu. Kerusakan saraf dan risiko henti jantung yang nyata membuktikan bahwa tren media sosial ini jauh lebih mematikan daripada sensasi hiburan sesaat yang ditawarkannya. Pilihlah cara bersenang-senang yang lebih aman agar organ vitalmu tetap berfungsi normal tanpa harus dihantui oleh risiko kelumpuhan permanen atau kematian mendadak, ya.


Referensi:

“Impact of Nitrous Oxide on Neuropsychiatric Impairment in Adolescents: A Scoping Review”. National Library of Medicine. Diakses Januari 2026.
“Tackling the growing burden of nitrous oxide-induced public health harms”. The Lancet. Diakses Januari 2026.
“Oral Frostbite Injury Highlights Dangers of Recreational Nitrous Oxide Use”. MeDPage TODAY. Diakses Januari 2026.
“Potential Side Effects of Nitrous Oxide”. Healthline. Diakses Januari 2026.
“Nitrous Oxide (Laughing Gas)”. Cleveland Clinic. Diakses Januari 2026
“Nitrous oxide: Laughing gas users risk spine damage, say doctors”. BBC. Diakses Januari 2026.
“Nitrous oxide induced subacute combined degeneration of the spine cord: A case report”. National Library of Medicine. Diakses Januari 2026.


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Health

See More

Checklist Makanan dan Minuman untuk Tas Siaga Bencana

28 Jan 2026, 16:36 WIBHealth