"Awal kehidupan merupakan periode penting dalam pembentukan mikrobiota usus. Sejumlah studi menunjukkan bahwa biotik seperti prebiotik, probiotik dan sinbiotik dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran cerna, yang merupakan bagian dari ekosistem alami tubuh," ujar Prof. Yvan Vandenplas, MD, Ph.D., Pakar Gastroenterologi dan Nutrisi Anak, University Hospital Brussels (UZ Brussel), Belgia.
Bayi Caesar Berisiko Mengalami Ketidakseimbangan Mikrobiota, Kenapa?

- Bayi yang lahir melalui operasi caesar memiliki kolonisasi mikrobiota usus awal berbeda karena tidak melewati jalur vaginal, sehingga lebih berisiko mengalami disbiosis.
- Keseimbangan mikrobiota usus pada 1.000 hari pertama berperan bagi pencernaan, penyerapan nutrisi, dan perkembangan imun; disbiosis dikaitkan dengan risiko alergi, infeksi, serta inflamasi.
- Prebiotik, probiotik, dan sinbiotik disebut dapat mendukung bakteri baik; sinbiotik FOS:GOS 1:9 dengan B. breve M16-V dilaporkan memulihkan bakteri baik 27 kali lebih cepat pada bayi caesar.
Di tengah tingginya angka persalinan caesar di Indonesia, fakta medis menunjukkan bahwa bayi yang lahir melalui metode C-section atau caesar memerlukan perhatian ekstra pada sistem pencernaan mereka.
Berbeda dengan bayi yang lahir pervaginam, bayi yang lahir secara caesar melewati jalur lahir yang berbeda sehingga kolonisasi mikrobiota awal di ususnya tidak sama. Inilah yang kerap membuat mereka lebih rentan mengalami ketidakseimbangan mikrobiota (disbiosis), yang pada akhirnya dapat memengaruhi perkembangan sistem imun serta meningkatkan risiko alergi di kemudian hari. Hal ini menjadi pembahasan dalam diskusi media bertajuk "Global Advances and Insight on Biotics for Child Health" di Jakarta, pada Kamis (06/08/2026).
Table of Content
Kesehatan saluran cerna berhubungan dengan sistem imun
Kesehatan saluran cerna anak menjadi hal krusial untuk mendukung tumbuh kembang optimal, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan. Para ahli kesehatan menegaskan bahwa saluran cerna tidak hanya berperan dalam proses pencernaan dan penyerapan nutrisi, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan perkembangan sistem imun.
Di dalam saluran cerna terdapat sekitar 100 triliun mikrobiota yang dapat memengaruhi fungsi saluran cerna, fungsi daya tahan tubuh dan berbagai fungsi penting tubuh lainnya.
Karena itu, keseimbangan mikrobiota usus perlu diperhatikan agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Peran prebiotik untuk saluran cerna

Saluran cerna merupakan organ yang berperan paling penting dan berkembang pesat pada masa awal kehidupan untuk mendukung tumbuh kembang optimal dan kesehatan holistik anak, serta sebagai fondasi utama kecerdasan dan imunitas. Oleh karena itu, orang tua perlu menjaga kesehatan saluran cerna si kecil.
Salah satunya dengan asupan nutrisi penting untuk mengoptimalkan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan yaitu prebiotik, yang berperan sebagai makanan utama bagi ratusan triliun mikrobiota pada saluran cerna dari awal kehidupan.
Prebiotik juga akan menjaga jumlah bakteri baik dalam usus tetap seimbang. Fakta ini mengharuskan orang tua memberi asupan prebiotik yang biasanya banyak terkandung dalam sumber serat seperti buah-buahan, sayur-mayur, kacang-kacangan, serta beberapa jenis sayuran akar seperti umbi-umbian, atau bisa juga dari nutrisi lain, seperti susu pertumbuhan yang yang terfortifikasi khusus dengan rasio prebiotik yang tepat.
"Dengan asupan nutrisi yang kaya serat prebiotik, kesehatan pencernaan si Kecil dapat terjaga, sehingga mencegah timbulnya masalah gangguan pencernaan," jelas Prof. Yvan.
Yang berisiko mengalami ketidakseimbangan mikrobiota
Selain prebiotik, sinbiotik juga bermanfaat bagi kesehatan saluran cerna. Sinbiotik merupakan kombinasi prebiotik (serat) dan probiotik (bakteri baik) yang bermanfaat baik bagi kesehatan anak.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sinbiotik dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Dengan keseimbangan yang baik, kesehatan pencernaan dapat lebih terjaga dan mendukung perkembangan sistem imun.
Manfaat ini menjadi makin penting bagi kelompok anak tertentu, termasuk anak yang lahir melalui operasi caesar. Mereka memiliki proses kolonisasi awal yang berbeda karena tidak melewati jalur lahir alami (vaginal), sehingga mikrobiota pertama yang didapatkan berasal dari kulit, alih-alih mikrobiota vaginal.
Hal ini membuat mereka berisiko lebih tinggi mengalami ketidakseimbangan mikrobiota (disbiosis) yang dapat berpengaruh pada kesehatan pencernaan serta perkembangan sistem imunnya.
"Kondisi disbiosis dapat meningkatkan risiko anak mengalami berbagai masalah kesehatan alergi (seperti asma) dan penurunan imunitas tubuh (infeksi dan penyakit inflamasi). Oleh karena itu, penting memastikan keseimbangan mikrobiota yang baik di saluran cerna untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak," Prof. Yvan mengatakan.
Mikrobiota usus bayi yang lahir secara caesar dapat dinormalkan

Tingginya angka persalinan caesar di Indonesia membuat pemeliharaan kesehatan pencernaan melalui nutrisi yang tepat menjadi sangat krusial untuk mengejar ketertinggalan kolonisasi bakteri baik.
Pemberian nutrisi sinbiotik—yang merupakan kombinasi prebiotik dan probiotik—teruji secara klinis mampu membantu memulihkan bakteri baik hingga 27 kali lebih cepat pada anak yang lahir secara sesar.
Dengan dukungan intervensi sinbiotik yang tepat di 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), komposisi mikrobiota usus bayi caesar dapat dinormalkan hingga menjadi identik atau berada di level yang sama dengan bayi yang lahir secara pervaginam dan mendapatkan ASI.
Danone melalui Nutricia Research terus berinovasi mengembangkan produk-produk dengan prebiotik teruji klinis, salah satunya inovasi nutrisi yang teruji klinis secara internasional untuk mendukung kesehatan saluran cerna anak.
"Dengan satu-satunya inovasi prebiotik yang teruji paling banyak di dunia, Danone terus mengedepankan inovasi nutrisi untuk mendukung kesehatan pencernaan anak," imbuh Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK., Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia.
Danone juga mengembangkan sinbiotik kombinasi FOS:GOS 1:9 dengan Bifidobacterium breve M16-V (B.breve M16-V) yang telah teruji secara klinis dan membantu memulihkan bakteri baik 27x lebih cepat pada anak yang lahir secara sesar. Bakteri baik ini merupakan fondasi penting untuk perkembangan sistem imun pada anak.





![[QUIZ] Dari Cara Kamu Olahraga, Ini Tipe Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260103/1000316220_a9a91192-e18a-4d4c-8e9b-46e3a4657574.jpg)














![[QUIZ] Dari Sinyal Tubuh, Kamu Lebih Butuh Plank, Sit Up, atau Push Up?](https://image.idntimes.com/post/20250305/pexels-maksgelatin-4348653-a8bdf633103f42baecf1db7a242f31a0.jpg)