ilustrasi abu vulkanik (unsplash.com/Christian Miranda)
Kalau gak ada keperluan mendesak, berada di dalam rumah tetap menjadi pilihan yang lebih aman selama abu vulkanik masih beterbangan. Jangan tergoda keluar hanya karena langit terlihat mulai cerah, sebab kondisi udara belum tentu langsung bebas dari partikel abu. Informasi mengenai aktivitas gunung dan kondisi wilayah terdampak juga penting untuk dipantau sebelum memutuskan bepergian.
Kalau kondisi sudah lebih aman, aktivitas di luar rumah bisa dilakukan lagi secara perlahan. Tetap dengarkan kondisi tubuh, apalagi kalau muncul batuk, sesak, atau mata dan tenggorokan terasa makin gak nyaman. Nah, selama abu vulkanik masih ada, sebaiknya jangan buru-buru keluar tanpa perlindungan hanya karena merasa badan baik-baik saja, ya.
Pada akhirnya, keluar rumah saat ada abu vulkanik memang perlu lebih hati-hati, terutama jika abu masih beterbangan. Kalau terpaksa beraktivitas di luar, gunakan masker dan perlindungan tambahan untuk mengurangi paparan abu yang terhirup atau mengenai tubuh. Nah, kalau gak ada keperluan mendesak, lebih baik tetap di rumah sampai kondisi benar-benar aman, ya.
Referensi
“Respiratory Health Effects of Volcanic Ash with Special Reference to Iceland: A Review.” Clinical Respiratory Journal. Diakses September 2026.
“Factors Motivating the Use of Respiratory Protection Against Volcanic Ashfall: A Comparative Analysis of Communities in Japan, Indonesia and Mexico.” International Journal of Disaster Risk Reduction. Diakses September 2026.
“Use of Respiratory Protection in Yogyakarta During the 2014 Eruption of Kelud, Indonesia: Community and Agency Perspectives.” Journal of Volcanology and Geothermal Research. Diakses September 2026.
“Short Communication: Health Interventions in Volcanic Eruptions—Community Wearability Assessment of Respiratory Protection Against Volcanic Ash from Mt Sinabung, Indonesia.” International Journal of Environmental Research and Public Health. Diakses September 2026.
“Health Impact Assessment of Volcanic Ash Inhalation: A Comparison With Outdoor Air Pollution Methods.” GeoHealth. Diakses September 2026.