FP (16), siswi SMK di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, masih menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Agustus 2026. Menurut keluarganya, FP mengalami gangguan ingatan hingga tidak mengenali guru dan teman sekelasnya. Ia juga dilaporkan mengalami kejang, di antara masalah kesehatan lainnya.
Dalam laporan IDN Times Sumut pada 6 September 2026, keluarga menyebut FP telah menjalani perawatan di lima rumah sakit sejak 13 Agustus, yakni RS Kabanjahe, RS Efarina, RS Haji Medan, RSUP Adam Malik, dan RS Amanda di Karo.
Sang ayah, mengacu pada penjelasan dokter yang diterimanya, menyebut bakteri atau racun jamur sebagai kemungkinan penyebab yang masih diperiksa.
Kondisi yang dilaporkan keluarga FP memunculkan pertanyaan, bisakah keracunan makanan berdampak hingga mengganggu ingatan?
