Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Gejala Khas Virus Nipah yang Wajib Diwaspadai

5 Gejala Khas Virus Nipah yang Wajib Diwaspadai, Ringan hingga Berat
ilustrasi gejala virus Nipah (pexels.com/RDNE Stock Project)
Intinya sih...
  • Suhu tubuh meningkat secara mendadak, bisa menjadi gejala infeksi virus Nipah
  • Sakit kepala dan nyeri otot merupakan tanda awal dari terinfeksi virus Nipah
  • Gangguan sistem pernapasan dan tanda-tanda peradangan otak juga dapat muncul pada pasien virus Nipah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Belakangan ini penyakit Nipah sedang ramai dibicarakan karena mulai merebak di beberapa negara. Kabarnya virus Nipah (NiV) sudah terkonfirmasi di India sebanyak dua kasus. Penyebab penyakit Nipah yaitu virus yang berasal dari famili Paramyxoviridae dan genus Henipavirus.

Virus Nipah sebenarnya bukanlah penyakit yang baru. Pada tahun 1998, virus Nipah pertama kali teridentifikasi di peternakan babi di Malaysia. Nama Nipah diperoleh dari nama pertama kali virus ini ditemukan, tepi Sungai Nipah di Malaysia. Berikut ini deretan gejala khas dari virus Nipah yang wajib diwaspadai.

Table of Content

1. Suhu tubuh meningkat secara mendadak

1. Suhu tubuh meningkat secara mendadak

ilustrasi demam (pexels.com/Karolina Grabowska)
ilustrasi demam (pexels.com/Karolina Grabowska)

Seseorang dikatakan demam apabila suhu tubuhnya 37,5 derajat Celcius atau di atasnya. Ketika virus masuk tubuh, maka terjadi peningkatan suhu sebagai bentuk respon perlawanan terhadapnya. Demam juga bisa menjadi salah satu gejala dari infeksi virus Nipah.

Cara penularan virus Nipah melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi virus. Kelelawar buah berasal dari genus Pteropus membawa virus Nipah serta tidak terlihat sakit. Selain itu, konsumsi buah yang terkena air liur, urine, atau kotoran hewan terinfeksi juga bisa menimbulkan penularan penyakit.

2. Sakit kepala

ilustrasi sakit kepala
ilustrasi sakit kepala (pexels.com/Kindel Media)

Gejala virus Nipah bisa berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat. Tanda dan gejala biasanya muncul 4hingga 14 hari setelah terpapar virus Nipah. Dilansir dari laman CDC, orang terinfeksi virus Nipah merasakan gejala ringan lain berupa sakit kepala. Gejala sakit kepala dan demam muncul pada awal terinfeksi, selanjutnya gejala lainnya akan menyusul.

3. Nyeri otot (myalgia)

ilustrasi nyeri otot
ilustrasi nyeri otot (freepik.com/cookie_studio)

Myalgia adalah kondisi ketika pasien sering merasakan lemas dan nyeri di sekujur tubuh. Dilansir dari laman Cleverland Clinic, ini bisa menjadi gejala ringan lain yang ditimbulkan oleh virus Nipah. Seperti alarm penanda, tubuh sigap merespons virus Nipah yang masuk dengan munculnya gejala peradangan. Selain demam dan sakit kepala, beberapa pasien juga merasakan nyeri ringan pada seluruh tubuh.

4. Gangguan sistem pernapasan

ilustrasi gangguan pernapasan
ilustrasi gangguan pernapasan (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Tidak sulit virus masuk tubuh karena ukurannya yang sangat kecil. Virus Nipah biasanya pertama kali masuk melalui jalur mukosa oral nasal (mulut dan hidung). Setelah masuk tubuh, virus Nipah menyebar ke sistem pernapasan atas dan bawah.

Studi dalam Jurnal The Veterinary Quarterly menjelaskan bentuk infeksi pada saluran pernafasan ditandai dengan gangguan pernafasan akut dan pneumonia. Oleh sebab itu, batuk, sakit tenggorokan, serta kesulitan bernapas sering kali dirasakan oleh pasien virus Nipah. Pasien virus Nipah yang sulit bernapas lebih mudah menularkan penyakitnya.

5. Tanda-tanda peradangan otak

ilustrasi tanda gejala berat
ilustrasi tanda gejala berat (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Virus Nipah yang sudah masuk dapat menyebar ke berbagai organ, termasuk otak. Studi dalam Jurnal Animals menjelaskan virus yang menyebar ke otak dan sistem saraf pusat (SSP) menyebabkan penyakit neurologis parah dan gangguan berat lain pada pasien.

Pada tahap infeksi lanjutan dan tingkat yang parah, pasien mengalami tanda dan gejala yang lebih berat dari awal infeksi. Salah satu bentuk kondisi berat virus Nipah yaitu ensefalitis atau peradangan otak). Apabila pasien mengalami ensefalitis, kondisi yang terus memburuk dapat berkembang menjadi koma dalam waktu 24 hingga 48 jam. Beberapa tanda-tanda ensefalitis antara lain:

  • pasien nampak kebingungan;
  • cara bicaranya tidak jelas atau cadel;
  • tubuh kejang;
  • koma atau kehilangan kesadaran;
  • masalah pernapasan.

Itulah tanda dan gejala penyakit virus Nipah yang kini banyak dibicarakan. Terkadang, beberapa pasien juga tidak menunjukkan gejala apa pun. Di sisi lain, sebagian pasien juga merasakan gejala yang ringan hingga berat. Kenali gejala-gejala di atas agar penanganan bisa lebih awal.

Referensi

"About Nipah Virus". CDC. Diakses pada Februari 2026

"Nipah Virus". Cleveland Clinic. Diakses pada Februari 2026

"Virus Nipah". Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada Februari 2026

"Nipah Virus". World Health Organization. Diakses pada Februari 2026

Singh, R. K., Dhama, K., Chakraborty, S., et al. (2019). Nipah virus: epidemiology, pathology, immunobiology and advances in diagnosis, vaccine designing and control strategies - a comprehensive review. The veterinary quarterly, 39(1), 26–55.

Bruno, L., Nappo, M. A., Ferrari, L., et al. (2022). Nipah Virus Disease: Epidemiological, Clinical, Diagnostic and Legislative Aspects of This Unpredictable Emerging Zoonosis. Animals : an open access journal from MDPI, 13(1), 159.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
Delvia Y Oktaviani
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Health

See More

7 Manfaat Plank bagi Perempuan, Latihan Sederhana yang Berdampak Besar

12 Feb 2026, 18:07 WIBHealth