- Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi kelelawar (misalnya nira kurma mentah seperti kasus di Bangladesh),
- Kontak langsung dengan hewan perantara, seperti babi.
Apakah Virus Nipah Bisa Menular Antarmanusia?

Virus Nipah berasal dari hewan dan bisa menular ke manusia, menyebabkan radang otak dan gangguan pernapasan berat.
Virus Nipah bisa menular antarmanusia, terbukti dalam berbagai wabah di Bangladesh dan India melalui kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi.
Penularan virus Nipah terjadi lewat air liur, droplet dari batuk atau bersin, darah, urine, dan cairan hidung saat merawat pasien atau kontak dekat dalam waktu lama.
Virus Nipah mungkin tidak "sepopuler" COVID-19, tapi sebenarnya bisa sangat mematikan. Virus ini menyimpan ancaman serius karena memiliki tingkat kematian yang tinggi dan belum ada vaksinnya. Saat muncul kabar tentang kemunculan kembali wabah Nipah di beberapa negara Asia, satu pertanyaan besar langsung muncul di benak banyak orang: apakah virus Nipah bisa menular dari satu manusia ke manusia lain?
Pertanyaan ini penting, karena jawabannya menentukan seberapa besar potensi virus ini menyebar di tengah masyarakat. Agar bisa lebih waspada, yuk simak cara penularan virus Nipah dan apakah virus ini bisa menular antarmanusia.
Table of Content
1. Apa itu virus Nipah?
Virus Nipah (Nipah virus/NiV) adalah virus zoonosis, artinya berasal dari hewan dan bisa menular ke manusia. Reservoir alaminya adalah kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus. Kelelawar ini membawa virus tanpa terlihat sakit, lalu menularkannya lewat air liur, urine, dan kotorannya.
Manusia biasanya terinfeksi karena:
Begitu masuk ke tubuh manusia, virus Nipah bisa menyebabkan radang otak (ensefalitis) dan gangguan pernapasan berat. Tingkat kematiannya tinggi, berkisar 40–75 persen.
2. Apakah virus Nipah bisa menular antarmanusia?
Jawabannya, bisa. Penularan antarmanusia sudah terbukti dalam berbagai wabah, terutama di Bangladesh dan India. Dalam beberapa kejadian, lebih dari setengah kasus berasal dari kontak langsung dengan pasien sebelumnya.
Contohnya, pada wabah di Faridpur, Bangladesh, satu pasien menularkan virus ke ibu, anak, bibi, dan tetangganya. Semua terjadi karena kontak dekat dan paparan air liur. Di India, wabah Siliguri tahun 2001 juga menunjukkan rantai penularan antarmanusia di rumah sakit dan lingkungan keluarga. Artinya, virus Nipah bukan hanya virus dari hewan ke manusia, tetapi juga bisa menyebar dari manusia ke manusia.
3. Bagaimana cara penularannya?

Virus Nipah menyebar lewat kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi, seperti:
- Air liur.
- Droplet dari batuk atau bersin.
- Darah.
- Urine.
- Cairan hidung.
Penularan paling sering terjadi saat:
- Merawat pasien.
- Memberi makan.
- Membersihkan muntah atau ludah.
- Berada sangat dekat dalam waktu lama.
Nipah bukan virus airborne seperti campak, jadi tidak menyebar jauh lewat udara. Namun, droplet jarak dekat sangat berisiko. Itulah sebabnya keluarga, perawat, dan tenaga medis paling rentan tertular.
4. Mengapa virus Nipah sangat berbahaya?
Ada tiga alasan utama kenapa virus Nipah bisa sangat berbahaya:
- Tingkat kematiannya tinggi.
- Belum ada vaksin atau obat khusus.
- Bisa menular antarmanusia.
Saat ini, perawatan hanya bersifat suportif, yaitu untuk membantu pernapasan, cairan, dan mengurangi komplikasi. Beberapa antibodi monoklonal seperti m102.4 sedang diteliti, tetapi belum tersedia luas.
5. Cara mencegah penularan virus Nipah
Pencegahan fokus pada dua hal: mencegah penularan dari hewan dan dari manusia.
Untuk mencegah dari hewan:
- Jangan minum nira kurma mentah.
- Cuci buah sebelum dimakan.
- Hindari makanan yang mungkin terkontaminasi kelelawar.
Untuk mencegah antarmanusia:
- Isolasi pasien dengan gejala Nipah.
- Gunakan masker, sarung tangan, dan APD saat merawat pasien.
- Jangan berbagi alat makan, minum, atau handuk.
- Cuci tangan sesering mungkin.
- Pastikan ruangan berventilasi baik.
Jadi, virus Nipah memang bisa menular antar manusia, terutama lewat kontak dekat dengan cairan tubuh pasien. Kendati tidak secepat COVID-19, bahayanya jauh lebih mematikan. Karena belum ada vaksin dan obat khusus, pencegahan dan deteksi dini adalah kunci utama. Kesadaran masyarakat, tenaga medis, dan pemerintah sangat penting agar wabah Nipah tidak berkembang menjadi krisis kesehatan yang lebih besar.
Referensi
Cleveland Clinic. Diakses pada Februari 2026. Nipah Virus.
Communicable Diseases Agency. Diakses pada Februari 2026. Nipah Virus Infection.
Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. Diakses pada Februari 2026. How Nipah Virus Spreads From Person to Person
Luby, S. P., Gurley, E. S., & Hossain, M. J. (2009). Transmission of Human Infection with Nipah Virus. Clinical Infectious Diseases, 49(11), 1743–1748. https://doi.org/10.1086/647951.World Health Organization. Diakses pada Februari 2026. Nipah Virus.

![[QUIZ] Pilih Jenis Lari Favorit Kamu, Kami Tebak Kepribadian Kamu](https://image.idntimes.com/post/20260327/side-view-man-training-outdoors_23-2150828873_09337711-e762-477c-bfeb-fef172d4355e.jpg)



![[QUIZ] Dari Playlist Harian, Kami Bisa Tebak Cara Kamu Menghadapi Stres](https://image.idntimes.com/post/20251117/pexels-cottonbro-50774201_b83fb4f3-1ee7-46ca-b847-cdc22644cfef.jpg)












