Asap tebal akibat karhutla masih menyelimuti Kalbar. (IDN Times/Teri).
Jika kondisi mengharuskan evakuasi, ikuti protokol yang aman dan terorganisir:
Lakukan evakuasi hanya jika udara di lokasi tujuan terbukti lebih bersih dan jalankan secara terorganisir.
Berikan prioritas utama kepada anak-anak dengan penyakit kronik, kebutuhan medis khusus, serta penyandang disabilitas.
Siapkan tas siaga untuk kebutuhan minimal 5 hari, yang mencakup obat rutin, masker, air bersih, makanan, dokumen penting dan alat bantu.
Pilih cleaner air shelter (tempat pengungsian) yang aman, bersih, mudah diakses dan ramah anak.
Jika kondisi medis anak memburuk, segera evakuasi ke fasilitas kesehatan dengan kualitas udara dan layanan medis yang lebih memadai.
Setelah evakuasi, pastikan reunifikasi keluarga berjalan dengan baik dan berikan dukungan psikologis untuk memulihkan mental anak.
Anak adalah kelompok rentan dalam setiap bencana. Dengan kesiapan dan penanganan yang tepat sesuai standar medis, menurut IDAI, kita dapat meminimalkan dampak buruk kabut asap terhadap masa depan mereka.