Belum ada terapi medis yang terbukti dapat menyembuhkan DTD, dan penelitian intervensinya masih sangat terbatas.
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang mengandalkan strategi kompensasi. Studi besar menemukan individu dengan DTD jauh lebih bergantung pada GPS, termasuk ketika pergi ke tujuan yang sebenarnya familier.
Strategi lain dapat berupa menjaga rute tetap konsisten, menggunakan landmark yang jelas, menyimpan petunjuk langkah demi langkah, serta merencanakan perjalanan sebelum berangkat.
Namun, dampak DTD bisa lebih luas. Tinjauan terbaru mencatat masalah navigasi berat dapat membatasi mobilitas, pilihan pendidikan, pekerjaan, serta kemandirian, dan terkadang disalahartikan sebagai kemalasan, kecemasan, ketergantungan, atau rendahnya inteligensi.
Padahal, masalah utamanya otak kesulitan menyatukan potongan-potongan lingkungan menjadi satu peta mental yang dapat digunakan untuk mengetahui lokasi seseorang dan harus menuju ke mana.
Referensi
Ford Burles and Giuseppe Iaria, “Behavioural and Cognitive Mechanisms of Developmental Topographical Disorientation,” Scientific Reports 10 (2020): 20932, https://doi.org/10.1038/s41598-020-77759-8.
Giuseppe Iaria, Nicholas Bogod, Christopher J. Fox, and Jason J. S. Barton, “Developmental Topographical Disorientation: Case One,” Neuropsychologia 47, no. 1 (2009): 30–40, https://doi.org/10.1016/j.neuropsychologia.2008.08.021.
Ineke J. M. van der Ham and Michiel H. G. Claessen, “Always Getting Lost: Defining Developmental Topographical Disorientation (DTD)—A Systematic Literature Review,” Neuropsychology Review 36, no. 1 (2026): 85–93, https://doi.org/10.1007/s11065-025-09664-8.
Francesca Bianchini et al., “Developmental Topographical Disorientation in a Healthy Subject,” Neuropsychologia 48, no. 6 (2010): 1563–73, https://doi.org/10.1016/j.neuropsychologia.2010.01.025.
Giuseppe Iaria et al., “Developmental Topographical Disorientation and Decreased Hippocampal Functional Connectivity,” Hippocampus 24, no. 11 (2014): 1364–74, https://doi.org/10.1002/hipo.22317.
Laura Piccardi et al., “‘Where Am I?’ A Snapshot of the Developmental Topographical Disorientation among Young Italian Adults,” Brain Sciences 12, no. 7 (2022): 890.