Jika batuk muncul saat udara sedang kering, beberapa langkah sederhana ini bisa membantu meredakan iritasi pada saluran pernapasan:
Minum air putih yang cukup agar tenggorokan tetap lembap.
Gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara di dalam ruangan.
Kurangi paparan asap rokok dan polusi.
Bersihkan rumah secara rutin agar debu tidak menumpuk.
Hindari penggunaan parfum atau pewangi ruangan yang terlalu menyengat bila mudah memicu batuk.
Atur suhu AC agar tidak terlalu dingin dan hindari aliran udara yang langsung mengenai tubuh.
Selain itu, menghirup uap hangat atau berkumur dengan air garam juga dapat membantu mengurangi rasa gatal pada tenggorokan sehingga refleks batuk menjadi berkurang.
Jika batuk sering kambuh setiap musim kemarau atau ketika berada di ruangan ber-AC, cobalah menjaga kelembapan udara, mencukupi kebutuhan cairan, dan mencari penyebab yang mendasari agar batuk tidak terus berulang.
Referensi
Adi Arogyam Suman Ramesh Tulsiani Foundation. Diakses pada Juli 2026. "What are the Different Causes of Cough in Winter?"
Doctor Guide Online. Diakses pada Juli 2026. "Can Cold Weather Make You Cough? | Clear Facts Explained."
dr Oracle. Diakses pada Juli 2026. "Does Cold Weather Exacerbate a Dry Cough, Especially in Patients with Pre-existing Respiratory Conditions Such As Asthma or COPD?"
Lokmanya Hospitals. Diakses pada Juli 2026. "Dry Cough in Winter: Causes, Symptoms, and Effective Treatment Options."
Ubie Health. Diakses pada Juli 2026. "A Dry Cough That Won't Quit: 6 Causes Doctors Consider."