Kendati pengobatan dan penyesuaian gaya hidup merupakan kunci dalam pengelolaan epilepsi, tetapi pola makan sering kali diabaikan. Makanan tertentu dapat memicu kejang, mengganggu efektivitas pengobatan, atau menyebabkan peradangan. Dengan menerapkan diet epilepsi yang terstruktur dengan baik, kamu dapat membantu mengelola gejala secara lebih efektif.
Makanan dan nutrisi memengaruhi fungsi otak, aktivitas neurotransmiter, dan pengendalian kejang. Beberapa makanan dapat berkontribusi pada peradangan, mengganggu sinyal otak, atau mengganggu pengobatan antiepilepsi, yang menyebabkan peningkatan risiko kejang.
Jika kamu atau orang terdekatmu didiagnosis dengan epilepsi, ketahui apa saja makanan yang harus dihindari pasien epilepsi dan bagaimana membuat rencana makan yang aman.
