Salah satu bahaya udara dingin adalah meningkatnya risiko pneumonia. Ini karena udara dingin melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko infeksi. Lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan selama cuaca dingin juga dapat menyebabkan kontak yang lebih dekat dengan orang lain serta memicu penyebaran infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia.
Untuk menjaga kesehatan dan mencegah pneumonia sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh, ingatlah untuk:
Sering mencuci tangan.
Menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit.
Melakukan vaksinasi.
Mengonsumsi makanan bergizi.
Berolahraga secara teratur.
Mengupayakan tidur berkualitas selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam.
Udara musim dingin yang kering dapat memperparah masalah pernapasan dengan menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan hidung, yang memicu gejala seperti hidung kering dan mimisan. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan banyak minum cairan dapat membantu menjaga kesehatan selaput lendir dan mengurangi iritasi.
Pertimbangkan juga untuk menjaga tingkat kelembapan yang ideal di dalam rumah. Penggunaan humidifier dapat membantu menambah kelembapan udara, mengurangi ketidaknyamanan pernapasan, serta bermanfaat bagi kesehatan kulit. Menempatkan wadah berisi air di dekat sumber pemanas ruangan juga dapat membantu memperbaiki kualitas udara dan meredakan gejala pernapasan.