Menurut rilis ERS pada 4 September 2026, penelitian melibatkan 100 pasien yang menjalani bronkoskopi di University Hospital of Larissa, Yunani. Pemeriksaan ini menggunakan selang berkamera untuk melihat saluran napas dan mengambil sampel.
Semua pasien memberikan sampel cairan bilasan paru, yaitu cairan garam steril yang digunakan untuk mengumpulkan sel dan material dari bagian paru. Separuhnya juga menjalani pengambilan jaringan.
Sebanyak 50 pasien kemudian didiagnosis kanker paru. Secara keseluruhan, peneliti menemukan 232 partikel mikroplastik, dan 70 persen pasien memiliki mikroplastik pada setidaknya satu sampel.
Pada cairan bilasan, mikroplastik terdeteksi pada 66 persen kelompok kanker, dibandingkan 46 persen kelompok tanpa kanker. Kelompok pembanding ini juga sedang diperiksa karena keluhan paru, sehingga tidak dapat dianggap mewakili orang sehat.