Asap dapat tetap berada di udara dalam maupun luar ruangan selama beberapa hari setelah kebakaran berakhir. Abu yang tertinggal juga dapat kembali beterbangan ketika terganggu. Karena itu, keputusan kembali beraktivitas normal sebaiknya didasarkan pada informasi kualitas udara terkini.
Hal yang sama berlaku setelah hujan turun. Hujan dapat membantu mengurangi sebagian partikulat di atmosfer, tetapi tidak berarti kualitas udara otomatis dan permanen kembali sehat. Konsentrasi polutan dapat berubah kembali sesuai arah angin, sumber kebakaran yang masih aktif, dan kondisi atmosfer.
Saat kualitas udara memburuk, gunakan masker, batasi aktivitas di luar, jaga udara di dalam ruangan lebih bersih, serta pantau kualitas udara.
Jika muncul sesak napas yang memburuk, nyeri dada, mengi berat, palpitasi, atau gangguan pernapasan yang tidak membaik, pemeriksaan medis diperlukan—terutama pada anak, ibu hamil, lansia, serta orang dengan asma, PPOK, atau penyakit jantung.
Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Menkes: Pakai Masker dan Pantau Kualitas Udara untuk Cegah Dampak Asap Karhutla,” diakses Agustus 2026.
World Health Organization, “Wildfires,” diakses Agustus 2026.
National Institute for Occupational Safety and Health, “How to Protect Workers and the Public from Wildfire Smoke,” diakses Agustus 2026.
Jianbang Xiang et al., “Field Measurements of PM2.5 Infiltration Factor and Portable Air Cleaner Effectiveness during Wildfire Episodes in US Residences,” Science of the Total Environment 773 (2021): 145642, doi:10.1016/j.scitotenv.2021.145642.
Yiyi Wang et al., “Associations of Wildfire-Derived Particulate Matter with Hospitalization, Emergency Department Visits and Mortality: A Systematic Review and Meta-analysis,” Environmental Research 273 (2025): 121221, doi:10.1016/j.envres.2025.121221.
Ying Lei et al., “Wildfire Smoke: Health Effects, Mechanisms, and Mitigation,” Environmental Science & Technology 58, no. 48 (2024): 21097–21119, doi:10.1021/acs.est.4c06653.
Matthew Glick et al., “Counseling Patients About Outdoor Exercise During Air Pollution Events,” Chest, published online June 18, 2026, doi:10.1016/j.chest.2026.06.009.