Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia bedah ortopedi. Jika selama bertahun-tahun operasi konvensional menjadi standar dalam penanganan berbagai masalah tulang dan sendi, kini teknologi bedah robotik mulai banyak digunakan untuk membantu dokter melakukan tindakan dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.
Berbeda dengan operasi konvensional yang sepenuhnya mengandalkan keterampilan dan penilaian manual dokter bedah, sistem robotik memanfaatkan pemetaan digital dan panduan komputer untuk membantu perencanaan serta pelaksanaan prosedur.
Meski sama-sama bertujuan memperbaiki fungsi dan kualitas hidup pasien, tetapi kedua metode ini memiliki sejumlah perbedaan dalam hal akurasi, proses operasi, pemulihan hingga hasil jangka panjang yang menarik untuk dipahami.
