Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Penyebab Dysania, Kondisi yang Bikin Kamu Sulit Bangun Pagi

6 Penyebab Dysania, Kondisi yang Bikin Kamu Sulit Bangun Pagi
Default Image IDN
Share Article

Dysania adalah kondisi yang membuat seseorang sulit untuk bangun tidur pada pagi hari. Ini lebih dari sekadar rasa kantuk biasa. Dysania juga bisa menyerang orang yang telah tidur berjam-jam lebih lama dari waktu yang dibutuhkan.

Dysania ini bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari kondisi medis yang mendasari. Walaupun belum diakui oleh banyak ahli kesehatan, tetapi sebuah studi yang diterbitkan dalam Public Library of Science pernah menyebutkan tentang kondisi ini.

Apa saja penyebab dysania? Dirangkum dari Healthline dan Medical News Today, simak ulasannya berikut ini.

  1. 1.Anemia

    pexels.com/Andrea Piacquadio
    pexels.com/Andrea Piacquadio

    Anemia atau kekurangan sel darah merah dalam tubuh dapat menyebabkan penurunan energi yang akan dihasilkan untuk beraktivitas.

    Ketika energi yang dibutuhkan berkurang, hal tersebut tentu akan berdampak pada tubuh. Tubuhmu akan menjadi lemas, dan tak heran jika timbul gejala dysania pada pagi hari.

  2. 2.Depresi

    unsplash.com/Claudia Wolff
    unsplash.com/Claudia Wolff

    Menurut Dr. Mark Salter dari Royal College of Psychiatrists, gejala dysania sering kali ditemukan pada orang yang menderita gangguan depresi akut.

    Ketika seseorang mengalami depresi, ia akan merasa lelah, mudah sedih, dan kehilangan semangat. Hal-hal inilah yang membuat aktivitas sederhana seperti bangun dari kasur menjadi amat sulit.

  3. 3.Diabetes

    pexels.com/Polina Tankilevitch
    pexels.com/Polina Tankilevitch

    Dysania juga bisa muncul pada orang-orang dengan diabetes. Hal tersebut merupakan akibat dari perubahan kadar gula darah, adanya komplikasi diabetes, serta kondisi stres yang cukup berat sehingga membuat tubuh merasa lelah dan memicu dysania.

  4. 4.Penyakit jantung

    pixabay.com/Pexels
    pixabay.com/Pexels

    Orang yang memiliki penyakit jantung juga berpotensi akan mengalami dysania. Salah satu gejala dari penyakit jantung adalah rasa lelah yang membuat penderitanya tidak bisa beraktivitas secara normal. Rasa selalu ingin tidur juga bagian dari keluhan gangguan medis ini.

  5. 5.Sindrom kelelahan kronis

    unsplash.com/Annie Spratt
    unsplash.com/Annie Spratt

    Kondisi tubuh yang sangat lelah dan tak kunjung membaik mesti sudah istirahat cukup akan membuat penderitanya sulit beranjak dari kasur.

    Orang-orang dengan sindrom kelelahan kronis sangat mungkin untuk mengalami gejala dysania. Sindrom ini ditandai dengan adanya rasa lelah yang sangat parah, dan tidak membaik walau telah istirahat.

  6. 6.Sleep apnea

    pexels.com/Andrea Piacquadio
    pexels.com/Andrea Piacquadio

    Sleep apnea adalah gangguan tidur yang membuat pernapasan terhenti selama beberapa detik dan terjadi beberapa kali selama tidur. 

    Orang-orang dengan sleep apnea akan sering terbangun pada malam hari untuk mencari atau menghirup udara segar. Hal seperti ini akan menyebabkan tidur menjadi tidak nyenyak dan tubuh akan merasa lelah, sehingga mengakibatkan munculnya dysania pada pagi hari.

    Itulah penjelasan seputar dysania, kondisi yang bisa bikin seseorang sulit untuk bangun pagi. Hingga kini belum ada perawatan khusus untuk mengatasi dysania. Namun, beberapa langkah sederhana seperti mengatur jadwal tidur dan menerapkan pola hidup sehat bisa mengurangi gejalanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More