Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Penyebab Kepanasan saat Tidur, Kualitas Kasur sampai Kondisi Medis

Seorang perempuan insomnia, sulit tidur.
ilustrasi sulit tidur (pexels.com/cottonbro studio)
Intinya sih...
  • Perubahan hormonal dapat memengaruhi tidur dan suhu tubuh, terutama pada perempuan yang berada dalam masa perimenopause atau menopause.
  • Obat-obatan seperti antidepresan, obat ADHD, atau hipotiroidisme dapat menyebabkan keringat berlebih pada malam hari.
  • Aktivitas sebelum tidur seperti mengonsumsi kafein, olahraga intensif, atau aktivitas intim dapat meningkatkan suhu tubuh dan mengganggu kemampuan untuk tidur.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah terbangun tengah malam karena tubuh terasa panas, berkeringat, dan sulit kembali tidur? Kondisi kepanasan saat tidur sering dianggap sepele dan hanya dikaitkan dengan cuaca atau selimut yang terlalu tebal. Padahal, sensasi panas berlebih pada malam hari bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sebelum tidur, kondisi kamar, hingga perubahan di dalam tubuh. 

Jika terjadi berulang, kepanasan saat tidur bukan hanya mengganggu kualitas istirahat, tetapi juga bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang tidak dalam kondisi optimal. Mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan perasaan panas saat tidur dapat membantumu mengatasi ketidaknyamanan ini. Yuk, ketahui apa saja penyebab kepanasan saat tidur.

1. Perubahan hormonal

Bagi perempuan, perubahan hormonal dapat memengaruhi tidur dan suhu tubuh. Sensasi panas ini lebih mungkin dialami perempuan yang berada dalam masa perimenopause atau menopause.

Lonjakan panas yang intens ini merupakan akibat langsung dari fluktuasi hormon, dan dapat menyebabkan terbangun tengah malam dalam keadaan basah kuyup dan frustrasi.

2. Obat-obatan

Antidepresan adalah obat yang paling umum menyebabkan keringat berlebih. Beberapa obat lain, seperti obat untuk kondisi attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau hipotiroidisme, juga dapat menyebabkan keringat berlebih karena peningkatan metabolisme.

Obat-obatan yang memengaruhi hormon estrogen dan androgen juga dapat menyebabkan keringat berlebih atau sensasi panas pada malam hari.

3. Stres dan kecemasan

Seorang perempuan tidak bisa tidur.
ilustrasi merasa stres pada malam hari (pexels.com/cottonbro studio)

Saat kamu mengalami stres dan kecemasan pada malam hari, ini dapat mengganggu tidur dan membuatmu merasa gelisah. Yang tidak banyak orang tahu, stres dapat membuat menyebabkan sensasi panas pada malam hari.

Saat kamu sedang stres, tubuh mengalami beberapa perubahan: pembuluh darah menyempit, yang dapat membuat kulit terasa lebih dingin, tetapi secara bersamaan, suhu inti tubuh dapat meningkat. Peningkatan suhu internal ini mungkin menjadi alasan mengapa kamu bangun tengah malam dengan keringat mengalir deras.

4. Komposisi tubuh

Kamu mungkin pernah bertanya-tanya kenapa orang lain bisa tetap sejuk, sementara kamu selalu kepanasan? Ini bisa jadi disebabkan oleh tipe tubuh yang berbeda-beda. Orang dengan lebih banyak otot cenderung membakar lebih banyak kalori, bahkan saat tidur, sehingga mereka merasa lebih hangat.

Selain itu, orang dengan metabolisme basal yang tinggi biasanya memiliki suhu inti tubuh yang juga lebih tinggi, yang otomatis memicu produksi panas lebih besar. Sementara itu, lemak tubuh berfungsi seperti lapisan isolasi yang menahan panas di dalam tubuh. Kondisi ini bisa membuat rasa panas makin terasa, terutama bagi orang yang memang cenderung memiliki suhu tubuh tinggi saat tidur.

5. Kasur menyerap panas tubuh

Selain karena tubuhmu sendiri, sensasi panas pada malam hari juga bisa disebabkan oleh kualitas kasur. Beberapa bahan kasur tidak memiliki aliran udara yang baik, dan karenanya menyerap dan memerangkap panas tubuh. Hasilnya, kamu merasa kurang nyaman saat tidur dan banyak berkeringat.

6. Aktivitas sebelum tidur

Seorang perempuan minum secangkir kopi.
ilustrasi menikmati secangkir kopi (pexels.com/Karola G)

Ketahuilah bahwa aktivitas tertentu sebelum tidur, yang sering dilakukan tanpa disadari, dapat meningkatkan suhu tubuh dan menghambat kemampuanmu untuk tertidur. Memahami aktivitas ini dapat membantumu membuat keputusan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas tidur:

  • Kafein: Mengonsumsi kafein dekat dengan waktu tidur dapat meningkatkan suhu inti tubuh yang membuat sulit tidur.
  • Olahraga: Melakukan olahraga intensif tepat sebelum tidur dapat mengganggu jam tidur. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, kadar adrenalin, dan peningkatan suhu inti tubuh, sehingga lebih sulit untuk tertidur.
  • Aktivitas intim: Ini dapat meningkatkan kualitas tidur dengan memicu pelepasan hormon yang mendorong relaksasi. Aktivitas berat yang meningkatkan detak jantung dapat memiliki dampak serupa dengan berolahraga.
  • Aktivitas yang menimbulkan stres: Saat kamu stres, pembuluh darah menyempit, yang dapat menyebabkan suhu kulit turun dan suhu inti tubuh naik.
  • Makanan pedas: Mengonsumsi makanan pedas sebelum tidur dapat berperan dalam seberapa panas yang kamu rasakan pada malam hari.
  • Alkohol: Alkohol dapat meningkatkan suhu inti tubuh dengan memengaruhi pembuluh darah dan mengganggu kemampuan tubuh untuk mendinginkan diri.

7. Kerusakan saraf

Pada beberapa orang, kerusakan saraf dapat menyebabkan intoleransi panas, berkeringat, dan sensasi terbakar di lengan dan kaki. Terkadang, gejala-gejala ini memburuk pada malam hari. Berbagai kondisi dapat menyebabkan kerusakan saraf, seperti:

  • Diabetes.
  • Gangguan autoimun.
  • Penyakit ginjal.
  • Penggunaan alkohol jangka panjang.
  • Kekurangan vitamin.
  • Infeksi seperti hepatitis C, herpes zoster, dan HIV/AIDS.
  • Penyakit metabolik.
  • Carpal tunnel syndrome.

Dengan memahami berbagai penyebab kepanasan saat tidur, kamu bisa lebih mudah menentukan langkah pencegahan yang tepat agar tubuh tetap nyaman dan tidur malam kembali nyenyak tanpa gangguan rasa gerah.

Referensi

Brooklyn Bedding. Diakses pada Januari 2026. Why You Get Hot at Night — and What You Can Do About It.

Sleep Foundation. Diakses pada Januari 2026. Why Do I Get So Hot When I Sleep?

Sleep Solutions Inc. Diakses pada Januari 2026. Why Do I Get Hot When I Sleep at Night? Common Causes.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Latest in Health

See More

[QUIZ] Dari Kebiasaan Kamu, Ini Mungkin Cara Berhenti Merokok yang Paling Pas

13 Jan 2026, 12:10 WIBHealth