Demodex follicularum. (commons.wikimedia.org/K.V. Santosh)
Tidak semua keluhan gatal atau kotoran di pangkal bulu mata berarti ada kutu. Tungau Demodex, misalnya, merupakan organisme kecil yang dapat hidup di folikel rambut manusia dan berbeda dari kutu kemaluan.
Dokter mata membedakan keduanya melalui pemeriksaan, termasuk dengan mikroskop khusus pada mata.
Kelopak mata yang gatal, merah, berair, atau memiliki benda kecil yang melekat di pangkal bulu mata sebaiknya diperiksa. Gejala tersebut bisa menyerupai radang kelopak mata, sehingga pemeriksaan diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Jangan mengoleskan sampo atau obat kutu biasa di dekat mata. Penanganan untuk bulu mata memerlukan cara yang aman bagi mata dan arahan tenaga kesehatan.
Referensi
Fuxiang Yuan, Dong Tang, dan Zhanyu Zhou, “Phthiriasis Palpebrarum: A Systematic Review and Illustrative Case Presentation,” European Journal of Ophthalmology 36, no. 1 (2026): 138–46, https://doi.org/10.1177/11206721251371361.
Centers for Disease Control and Prevention, “About Pubic ‘Crab’ Lice,” diakses 27 Oktober 2026.
College of Optometrists, “Phthiriasis Palpebrarum (Pediculosis Ciliaris),” diakses 27 Oktober 2026.
Yusuf Samet Atlıhan et al., “The Hidden Danger in the Eyelids: Diagnosis and Treatment of Bilateral Phthiriasis Palpebrarum—A Rare Pediatric Case Report,” Turkiye Parazitoloji Dergisi, terbit daring 9 September 2025, https://doi.org/10.4274/tpd.galenos.2025.66934.
Marie Damez et al., “Pediatric Phthiriasis Palpebrarum: A French Multicentric Retrospective Study of 20 Cases,” J Pediatr Clin Pract 21 (2026): 200219, https://doi.org/10.1016/j.jpedcp.2026.200219.
Centers for Disease Control and Prevention, “Treatment of Pubic Lice,” diakses 27 Oktober 2026.