ilustrasi konsultasi dengan dokter (pexels.com/cottonbro studio)
Rasa lemas setelah demam biasanya akan berangsur membaik dalam beberapa hari. Namun, lama pemulihan bisa berbeda-beda tergantung jenis infeksi dan kondisi kesehatan seseorang.
Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika rasa lemas sangat berat, memburuk, atau tidak menunjukkan tanda-tanda membaik. Segera cari pertolongan medis jika disertai sesak napas, nyeri dada, kebingungan, pingsan, muntah terus-menerus, tidak mampu minum, buang air kecil sangat sedikit, atau demam kembali muncul.
Pada sebagian orang, kelelahan juga dapat bertahan lebih lama setelah infeksi tertentu. Jika rasa lemas berlangsung terus-menerus, penyebabnya tidak selalu berkaitan dengan infeksi sebelumnya. Kondisi seperti anemia, gangguan tiroid, efek obat, atau infeksi yang masih berlangsung juga dapat menyebabkan kelelahan.
Jadi, demam yang turun memang merupakan tanda tubuh mulai membaik, tetapi bukan berarti proses pemulihan sudah selesai. Tubuh mungkin masih butuh waktu untuk mengembalikan energi yang terkuras selama melawan penyakit.
Cukupi kebutuhan cairan, kembali makan bergizi, tidur yang cukup, dan mulai beraktivitas secara perlahan. Dengan begitu, tubuh memiliki kesempatan untuk memulihkan tenaga tanpa dipaksa kembali ke kondisi normal terlalu cepat.
Referensi
Cleveland Clinic. Diakses pada September 2026. "Post-Viral Syndrome."
Dr. Oracle. Diakses pada September 2026. "What Causes Weakness After a Viral Fever or Major Illness?"
LBS Healthcare. Diakses pada September 2026. "Why You Feel Tired After Fever: Recovery Insights."
National Health Services. Diakses pada September 2026. "Dehydration."