ilustrasi pemeriksaan dengan dokter kandungan (pexels.com/Gustavo Fring)
Segera cari bantuan medis jika kamu sedang hamil, mungkin hamil, atau test pack positif lalu mengalami perdarahan.
Dokter akan mengevaluasi gejala, pemeriksaan panggul, tes hormon hCG, dan USG untuk memastikan kondisi kehamilan.
Orang yang mengalami perdarahan dan/atau nyeri pada awal kehamilan sangat disarankan untuk mencari nasihat medis, karena gejala ini bisa normal tetapi juga bisa menjadi tanda keguguran atau komplikasi lain.
Cari pertolongan darurat jika perdarahan sangat deras, nyeri perut hebat, pusing berat, pingsan, tampak sangat lemas, demam, menggigil, atau nyeri bahu. Jangan menunda-nunda.
Menstruasi dan keguguran bisa sama-sama menyebabkan perdarahan dan kram. Bedanya, keguguran lebih perlu dicurigai jika ada kemungkinan hamil, perdarahan lebih berat dari biasanya, nyeri terasa lebih kuat, keluar jaringan, atau muncul gejala bahaya.
Yang terpenting, jika memang keguguran, jangan menyalahkan diri sendiri. Keguguran dini sering terjadi karena masalah kromosom pada embrio, bukan karena beraktivitas, bekerja, berolahraga ringan, atau kurang hati-hati.
Referensi
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). “Early Pregnancy Loss.” ACOG Patient FAQ. Diakses Juli 2026.
ACOG. “Abnormal Uterine Bleeding.” ACOG Patient FAQ. Diakses Juli 2026.
Mayo Clinic. “Miscarriage: Symptoms and Causes.” Diakses Juli 2026.
Mayo Clinic. “Menstrual Cramps: Symptoms and Causes.” Diakses Juli 2026.
National Institute for Health and Care Excellence. “Ectopic Pregnancy and Miscarriage: Diagnosis and Initial Management.” NICE Guideline NG126. Diakses Juli 2026.
Royal College of Obstetricians and Gynaecologists. “Bleeding and/or Pain in Early Pregnancy.” Diakses Juli 2026.
Mehra, V. M., et al. “Diagnosis and Management of Early Pregnancy Loss.” Canadian Medical Association Journal 196, no. 37 (2024).
Cleveland Clinic. “Miscarriage: Causes, Symptoms, Risks, Treatment & Prevention.” Diakses Juli 2026.