Kecepatan berjalan dapat menjadi salah satu petunjuk kondisi kesehatan seseorang. Namun, tidak ada satu angka kecepatan berjalan yang berlaku untuk semua orang sebagai target untuk menurunkan risiko kematian.
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Network Open menemukan bahwa orang yang berjalan lebih cepat dan memiliki irama langkah yang lebih tinggi cenderung memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan mereka yang berjalan lebih lambat.
Meski demikian, kamu tidak perlu memaksakan diri berjalan secepat mungkin. Peneliti membandingkan hasil tes jalan kaki singkat yang dilakukan di klinik dengan pola langkah peserta dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, temuan tersebut lebih menunjukkan hubungan antara kecepatan berjalan dan kesehatan, bukan menetapkan target kecepatan berjalan yang harus dicapai semua orang.
