Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Siapa Saja yang Perlu Vaksin Flu Tahunan dan Alasannya

4 min read
Siapa Saja yang Perlu Vaksin Flu Tahunan dan Alasannya
ilustrasi vaksinasi flu (IDN Times/Arief Rahmat)
  • Vaksin flu dianjurkan setiap tahun bagi hampir semua orang di atas 6 bulan karena virus terus berubah dan perlindungan vaksin sebelumnya dapat menurun.

  • Prioritas vaksinasi mencakup ibu hamil, anak 6 bulan hingga bawah 5 tahun, lansia 65 tahun ke atas, serta penderita penyakit kronis atau imunitas lemah.

  • Tenaga kesehatan, pelaku perjalanan, dan orang dewasa lain dapat mempertimbangkan vaksinasi; di Indonesia, waktu pemberian disesuaikan usia dan kondisi kesehatan karena flu beredar sepanjang tahun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Virus flu terus berubah dari tahun ke tahun. Karena itu, perlindungan dari vaksin flu yang pernah diterima sebelumnya tidak selalu cukup untuk menghadapi virus yang beredar pada musim berikutnya. Inilah alasan vaksin flu dianjurkan setiap tahun untuk hampir semua orang berusia di atas 6 bulan.

Vaksinasi flu bertujuan mengurangi risiko komplikasi serius, seperti pneumonia, rawat inap, dan kematian, terutama pada orang yang lebih rentan karena usia, kondisi kesehatan tertentu, atau daya tahan tubuh yang lemah.

Selain melindungi diri sendiri, vaksin flu juga membantu mengurangi penyebaran virus di masyarakat. Dengan begitu, orang-orang yang tidak dapat menerima vaksin karena alasan medis turut mendapatkan perlindungan.

Berikut kelompok yang dianjurkan mendapatkan vaksin flu setiap tahun.

  1. 1. Ibu hamil

    Organisasi Kesehatan (WHO) memasukkan ibu hamil pada semua tahap kehamilan sebagai kelompok prioritas vaksinasi influenza. Flu dapat menimbulkan penyakit berat pada ibu hamil, sementara bayi baru lahir belum bisa menerima vaksin flu.

    Vaksinasi saat hamil juga membantu memberi perlindungan kepada bayi pada bulan-bulan awal kehidupannya. Studi menunjukkan vaksinasi influenza saat hamil menurunkan kejadian flu yang terkonfirmasi lewat pemeriksaan laboratorium pada ibu dan bayi.

  2. 2. Anak usia 6 bulan hingga di bawah 5 tahun

    Anak berusia di bawah 5 tahun termasuk kelompok yang lebih berisiko mengalami komplikasi flu, terutama usia di bawah 2 tahun. Vaksin flu dapat diberikan kepada anak mulai usia 6 bulan.

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan vaksin influenza diulang setiap tahun. Bayi yang belum berusia 6 bulan belum bisa menerima vaksin flu, sehingga orang tua dapat menanyakan kepada tenaga kesehatan tentang perlindungan bagi ibu dan orang-orang yang merawatnya.

  3. 3. Orang berusia 65 tahun ke atas

    Ilustrasi seorang lansia merawat tanaman hijau dalam pot sebagai kegiatan berkebun sehari-hari di rumah.
    ilustrasi lansia merawat tanaman (magnific.com/jcomp)

    Lansia lebih rentan mengalami flu berat dan komplikasi. Lansia, dengan batas usia 65 tahun ke atas, merupakan kelompok yang perlu diprioritaskan untuk vaksinasi.

  4. 4. Orang dengan penyakit kronis atau daya tahan tubuh lemah

    Flu bisa memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada. Kelompok yang perlu membicarakan vaksinasi dengan tenaga kesehatan antara lain orang dengan asma atau penyakit paru, penyakit jantung, diabetes, HIV/AIDS, maupun kondisi lain yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.

    Sejumlah kondisi tersebut merupakan faktor risiko flu berat.

  5. 5. Tenaga kesehatan dan orang dengan paparan tinggi

    Tenaga kesehatan kerap berhadapan dengan pasien yang terinfeksi, sehingga risiko paparannya tinggi. Vaksinasi membantu melindungi diri sekaligus mengurangi kemungkinan menularkan flu kepada pasien yang rentan.

    Pelaku perjalanan juga merupakan kelompok yang dianjurkan mendapatkan vaksin flu tahunan. Paparan terhadap banyak orang selama perjalanan menjadi salah satu alasan untuk membicarakan vaksinasi sebelum berangkat.

  6. 6. Orang dewasa lainnya

    Ilustrasi vaksinasi yang menggambarkan proses pemberian vaksin sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat.
    ilustrasi vaksinasi (IDN Times/NRF)

    Rekomendasi vaksin flu bisa berbeda antar lembaga. Kemenkes menyarankan vaksin flu tahunan terutama bagi kelompok berisiko tinggi dan pelaku perjalanan, serta menyebut vaksin flu belum termasuk program imunisasi rutin nasional.

    Sementara itu, PAPDI menganjurkan vaksin flu setiap tahun untuk semua orang dewasa, dengan perhatian khusus pada kelompok berisiko.

    Karena itu, orang dewasa yang sehat dan tidak termasuk kelompok prioritas dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk menentukan apakah vaksin flu diperlukan dan kapan waktu terbaik untuk mendapatkannya.

  7. Mengapa vaksin flu perlu diulang setiap tahun?

    Virus influenza terus berubah, sedangkan perlindungan dari vaksin dapat berkurang seiring waktu. Karena itu, komposisi vaksin diperbarui secara berkala berdasarkan pemantauan virus yang beredar.

    Rekomendasi komposisi vaksin diperbarui dua kali setahun untuk menyesuaikan peredaran virus di belahan bumi utara dan selatan.

    Di Indonesia, jadwal vaksinasi tidak perlu menunggu musim dingin seperti di negara subtropis karena influenza dapat beredar sepanjang tahun. Tanyakan kepada dokter atau fasilitas kesehatan mengenai waktu pemberian dan vaksin yang sesuai dengan usia serta kondisi kesehatan.

    Referensi

    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Tanya Jawab (FAQ) Seputar Influenza,” diakses Oktober 2026.

    World Health Organization, “How Can I Avoid Getting the Flu?,” diakses Oktober 2026.

    Odette de Bruin et al., “Are Maternal Vaccines Effective and Safe for Mothers and Infants? A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomised Controlled Trials,” BMJ Global Health 8, no. 10 (2023): e012376, https://doi.org/10.1136/bmjgh-2023-012376.

    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Manfaat Imunisasi Ganda, Terbukti Aman, Efektif dan Efisien,” diakses Oktober 2026.

    Ikatan Dokter Anak Indonesia, “Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun, Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Tahun 2024,” diakses Oktober 2026.

    Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI, “Jadwal Imunisasi Dewasa 2025: Rekomendasi Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI,” diakses Oktober 2026.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More