Silverberg N. B. (2012). "Whey protein precipitating moderate to severe acne flares in 5 teenaged athletes." Cutis, 90(2), 70–72.
Dezhi Kang et al., “Vitamin B 12 Modulates the Transcriptome of the Skin Microbiota in Acne Pathogenesis,” Science Translational Medicine 7, no. 293 (June 24, 2015): 293ra103, https://doi.org/10.1126/scitranslmed.aab2009.
"What to Know About Biotin and Acne." WebMD. Diakses April 2026.
National Institutes of Health. “Iodine Fact Sheet." Diakses April 2026.
American Academy of Dermatology. “Acne Causes.” Diakses April 2026.
Christos C. Zouboulis, Mauro Picardo, and Jörg Reichrath, “Endocrine Aspects of Acne and Related Diseases,” Dermato-Endocrinology 1, no. 3 (May 1, 2009): 123–24, https://doi.org/10.4161/derm.1.3.9599.
5 Suplemen yang Bisa Bikin Jerawatan atau Membuatnya Makin Parah

Beberapa suplemen dapat memengaruhi hormon, inflamasi, dan produksi sebum yang berkontribusi pada jerawat.
Protein whey, vitamin B12, dan biotin termasuk yang paling sering dikaitkan dengan breakout.
Respons terhadap suplemen sangat individual, tetapi memahami pemicunya dapat membantu mengontrol jerawat.
Jerawat sering dikaitkan dengan faktor eksternal seperti skincare atau kebersihan kulit. Namun, dalam banyak kasus, penyebabnya justru berasal dari dalam tubuh, termasuk dari apa yang dikonsumsi setiap hari. Suplemen yang dianggap menyehatkan tidak selalu netral bagi kulit.
Di usia produktif, penggunaan suplemen meningkat, baik untuk energi, kebugaran, maupun kecantikan. Tanpa disadari, beberapa di antaranya dapat memicu atau memperparah jerawat melalui mekanisme biologis tertentu, mulai dari perubahan hormon hingga interaksi dengan mikrobiota kulit.
Ketahui beberapa suplemen dapat memengaruhi hormon, inflamasi, dan produksi sebum yang berkontribusi pada jerawat.
Table of Content
1. Protein whey
Protein whey adalah salah satu suplemen paling populer, terutama di kalangan individu yang aktif berolahraga. Namun, hubungan antara protein whey dan jerawat makin banyak diteliti dalam beberapa tahun terakhir.
Ada penelitian yang menunjukkan adanya asosiasi antara konsumsi protein whey dan peningkatan kejadian jerawat pada remaja dan dewasa muda. Mekanismenya diduga berkaitan dengan peningkatan kadar insulin-like growth factor-1 (IGF-1), hormon yang dapat merangsang produksi sebum dan proliferasi sel kulit.
Selain itu, protein whey juga dapat memengaruhi jalur mTORC1, yang berperan dalam pertumbuhan sel dan produksi minyak kulit. Aktivasi berlebih jalur ini telah dikaitkan dengan patogenesis jerawat.
Dalam praktik klinis, beberapa pasien melaporkan perbaikan kondisi kulit setelah menghentikan konsumsi whey, meskipun responsnya tetap bervariasi antarindividu.
2. Vitamin B12

Vitamin B12 penting untuk fungsi saraf dan produksi sel darah merah. Namun, dalam dosis tertentu, suplementasi B12 dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota kulit.
Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin B12 dapat mengubah ekspresi gen bakteri kulit Cutibacterium acnes, sehingga meningkatkan produksi senyawa yang memicu inflamasi.
Perubahan ini dapat memperburuk kondisi jerawat pada individu yang rentan. Meski tidak semua orang mengalami efek ini, tetapi kasus flare-up jerawat setelah konsumsi B12 telah dilaporkan dalam berbagai studi klinis.
3. Biotin
Biotin sering digunakan untuk mendukung kesehatan rambut, kulit, dan kuku. Namun, hubungan antara biotin dan jerawat sering menjadi perdebatan.
Salah satu teori utama adalah bahwa konsumsi biotin dalam dosis tinggi dapat mengganggu penyerapan vitamin B5 (pantotenat), yang berperan dalam metabolisme asam lemak dan kesehatan kulit. Ketidakseimbangan ini diduga dapat meningkatkan risiko jerawat.
Meskipun bukti ilmiah langsung masih terbatas, tetapi laporan kasus dan observasi klinis menunjukkan bahwa beberapa individu mengalami breakout setelah mengonsumsi biotin dosis tinggi. Karena itu, penting untuk tidak mengonsumsi biotin secara berlebihan tanpa indikasi yang jelas.
4. Yodium

Yodium adalah mineral penting untuk fungsi tiroid, tetapi konsumsi berlebih dapat memengaruhi kulit.
Asupan yodium yang tinggi dapat memicu erupsi kulit, termasuk jerawat. Penelitian menunjukkan bahwa yodium dapat menyebabkan iritasi pada folikel rambut dan memicu inflamasi, yang berkontribusi pada pembentukan jerawat.
Sumber yodium tidak hanya dari suplemen, tetapi juga dari makanan tertentu dan multivitamin, sehingga penting memperhatikan total asupan.
5. Steroid dan suplemen hormon
Beberapa suplemen yang mengandung hormon atau prekursor hormon (termasuk yang digunakan untuk meningkatkan performa fisik) dapat memicu jerawat. Jerawat akibat steroid merupakan kondisi yang umum terjadi akibat peningkatan hormon androgen.
Hormon ini merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi sebum lebih banyak, yang dapat menyumbat pori dan memicu jerawat.
Kondisi ini sering lebih parah dan muncul secara tiba-tiba, terutama di area punggung dan dada.
6. Multivitamin dosis tinggi

Multivitamin sering dianggap aman karena mengandung berbagai nutrisi sekaligus. Namun, dosis tinggi dari beberapa komponen dapat memengaruhi kulit.
Kombinasi vitamin B kompleks dalam dosis tinggi, misalnya, dapat berkontribusi terhadap perubahan mikrobiota kulit dan inflamasi.
Penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan hormon dan nutrisi sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit, termasuk jerawat. Mengonsumsi multivitamin tanpa kebutuhan spesifik dapat meningkatkan risiko efek samping yang tidak diinginkan.
Suplemen yang dikonsumsi sehari-hari dapat memicu jerawat, terutama jika memengaruhi hormon, produksi sebum, atau keseimbangan mikrobiota. Jika jerawat tidak kunjung membaik, mengevaluasi suplemen yang dikonsumsi bisa menjadi langkah penting, selain perawatan kulit dan pola hidup. Langkah terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter.
Referensi



![[QUIZ] Berdasarkan Tujuan Kamu, Ini Jenis Diet yang Paling Cocok](https://image.idntimes.com/post/20260603/pexels-karola-g-5714348_561a6e62-1437-4727-8268-fca4db23bbf8.jpg)







![[QUIZ] Pilih Workout Station HYROX Tersulit, Kami Tebak Kondisi Mentalmu](https://image.idntimes.com/post/20251209/upload_3d6c2660299615dc7370ee9897f59de5_2bf142e8-ba76-4e2a-bd73-c5087d60da0d.jpg)







![[QUIZ] Genre Musik Favoritmu Bisa Ungkap Cara Kamu Mengelola Amarah](https://image.idntimes.com/post/20230413/pexels-cottonbro-studio-9063608-799c959c8a681bc3037abd5954852522.jpg)