Usia dewasa bukan penghalang untuk menerima vaksin hepatitis B. Vaksin diberikan kepada orang yang belum terinfeksi dan belum mempunyai perlindungan.
WHO mencantumkan jadwal tiga dosis pada bulan ke-0, 1, dan 6 bagi individu yang belum pernah divaksinasi, meskipun jadwal dapat disesuaikan dengan produk dan ketentuan program setempat.
Kelompok yang perlu diprioritaskan antara lain pasangan dan anggota keluarga orang dengan hepatitis B, tenaga kesehatan yang terpapar darah, pasien dialisis, orang dengan HIV atau penyakit hati kronis, serta orang dengan risiko paparan berkelanjutan.
Vaksin berfungsi mencegah infeksi baru. Vaksin tidak dapat mengobati infeksi yang sudah ditandai dengan HBsAg reaktif. Karena itu, pemeriksaan status hepatitis B membantu menentukan apakah kamu perlu vaksinasi atau evaluasi medis lebih lanjut.
Orang sehat yang telah menyelesaikan rangkaian vaksin umumnya tidak memerlukan dosis booster rutin. Perlindungan dapat bertahan setidaknya 20 tahun dan kemungkinan seumur hidup.
Data SKI 2023 menunjukkan proporsi HBsAg reaktif tertinggi pada penduduk usia 35–64 tahun, yaitu 3,6 persen.
Sebagian orang mungkin tertular saat lahir atau masa kanak-kanak, terutama karena kelompok tersebut lahir sebelum vaksinasi hepatitis B bayi diberlakukan secara nasional. Virus kemudian dapat menetap tanpa gejala selama puluhan tahun.
Tes darah menjadi satu-satunya cara untuk mengetahui status hepatitis B. Hasil reaktif butuh pemeriksaan lanjutan, sedangkan orang dewasa yang belum terinfeksi dan belum terlindungi masih dapat menerima vaksin.
Referensi
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, "Survei Kesehatan Indonesia 2023 dalam Angka", 185–190, khususnya 189 (PDF).
World Health Organization, “Hepatitis B,” diakses Juli 2026.
Priyo Budi Purwono et al., “Hepatitis B Virus Infection in Indonesia 15 Years after Adoption of a Universal Infant Vaccination Program: Possible Impacts of Low Birth Dose Coverage and a Vaccine-Escape Mutant,” American Journal of Tropical Medicine and Hygiene 95, no. 3 (2016): 674–679, https://doi.org/10.4269/ajtmh.15-0121.
Adrià Ramírez Mena et al., “Liver Disease and Treatment Needs of Asymptomatic Persons Living with Hepatitis B in Senegal,” Open Forum Infectious Diseases 9, no. 11 (2022): ofac558, https://doi.org/10.1093/ofid/ofac558.
Centers for Disease Control and Prevention, “Clinical Testing and Diagnosis for Hepatitis B,” diakses Juli 2026.
World Health Organization, "Guidelines for the Prevention, Diagnosis, Care and Treatment for People with Chronic Hepatitis B Infection," diakses Juli 2026.
World Health Organization, “Recommended Routine Immunizations for Children,” diakses Juli 2026.