Pencegahan kanker tidak harus dimulai dari perubahan ekstrem. Langkah paling kuat justru sering kali yang konsisten, seperti:
Tidak merokok.
Segera berhenti merokok.
Menghindari asap rokok.
Membatasi atau menghindari alkohol.
Menjaga berat badan sehat.
Rutin bergerak.
Makan lebih banyak buah dan sayur.
Mengurangi paparan polusi dan sinar ultraviolet berlebihan.
WHO juga menyarankan vaksinasi HPV dan hepatitis B bagi kelompok yang direkomendasikan.
Untuk infeksi, pencegahannya bisa lebih spesifik. Vaksin HPV dapat membantu mencegah kanker yang berkaitan dengan HPV, terutama kanker serviks.
Vaksin hepatitis B dapat menurunkan risiko kanker hati.
Pemeriksaan dan pengobatan infeksi tertentu, seperti hepatitis C atau H. pylori, juga dapat menjadi bagian dari strategi pencegahan sesuai penilaian dokter.
Selain pencegahan, deteksi dini tetap penting. Kematian akibat kanker dapat dikurangi ketika kasus ditemukan dan ditangani lebih awal. Deteksi dini mencakup mengenali gejala, mencari bantuan medis ketika ada gejala tidak biasa, mendapat evaluasi klinis, dan dirujuk tepat waktu.
Skrining juga bermanfaat untuk kanker tertentu, misalnya tes HPV untuk kanker serviks dan mammografi untuk kanker payudara.
Yang juga perlu diingat, pencegahan kanker bukan hanya urusan disiplin pribadi, tetapi ada dukungan dari lingkungan. Orang akan lebih mudah berhenti merokok jika lingkungan mendukung. Orang akan lebih mudah bergerak jika ruang publik aman. Orang akan lebih mudah makan sehat jika makanan bergizi terjangkau.
Jadi, WHO menekankan perlunya pendekatan lintas sektor, mulai dari pengendalian tembakau, regulasi alkohol, vaksinasi, udara bersih, tempat kerja yang aman, hingga lingkungan yang mendukung aktivitas fisik dan pola makan sehat.
Referensi
World Health Organization. "Global Status Report on Cancer 2026: The Future We Choose Together." Diakses Juli 2026.
World Health Organization. “Four in Ten Cancer Cases Could Be Prevented Globally.” Diakses Juli 2026.
Fink, Hanna, Oliver Langselius, Jérôme Vignat, et al. “Global and Regional Cancer Burden Attributable to Modifiable Risk Factors to Inform Prevention.” Nature Medicine 32 (2026): 1306–1315.
World Health Organization. “Cancer.” Diakses Juli 2026.
World Health Organization. “Preventing Cancer.” Diakses Juli 2026.