Dalam kehidupan sehari-hari, satu komentar buruk kadang terasa jauh lebih membekas dibanding banyak pujian yang datang bersamaan. Seseorang bisa menerima puluhan respons positif, tetapi justru terus teringat pada satu kalimat yang menyakitkan atau bernada merendahkan. Fenomena ini berkaitan dengan negativity bias, yaitu kecenderungan pikiran untuk memberi perhatian lebih besar pada pengalaman negatif.
Hal tersebut gak berarti seseorang terlalu sensitif atau sengaja mencari masalah dari komentar orang lain. Otak memang memiliki kecenderungan untuk memproses hal negatif dengan cara yang lebih kuat karena pengalaman buruk dianggap lebih penting untuk diwaspadai. Karena itu, memahami alasan di balik negativity bias dapat membantu kita melihat komentar buruk secara lebih proporsional, yuk pahami bersama.
