- Kata ganti orang pertama formal tunggal (saya) yaitu μ [jeo]
- Kata ganti orang pertama informal tunggal (aku) yaitu λ [na]
- Kata ganti orang pertama jamak (kita) yaitu μ°λ¦¬ [uri]
- Kata ganti orang pertama jamak (kami) yaitu μ ν¬ [jeohwi]
Hangeul 101: Pelajari 5 Macam Kata Ganti dalam Tata Bahasa Korea Ini

Seperti yang sudah kita ketahui, kata ganti merupakan suatu bentuk kata yang berfungsi untuk merujuk sesuatu. Beberapa contoh kata ganti antara lain: aku, kamu, dia, ini, itu, dan lain sebagainya.
Dalam berbagai bahasa yang ada, penggunaan kata ganti juga penting untuk diperhatikan. Gak terkecuali pada tata bahasa Korea. Berikut ini ada lima macam bentuk kata ganti yang terdiri dari kata ganti orang, penunjuk benda, dan penunjuk tempat. Yuk, keep studying!
1. Kata ganti orang pertama

2. Kata ganti orang kedua

- Kata ganti orang kedua formal tunggal (anda) yaitu λΉμ [dangsin].
- Kata ganti orang kedua informal tunggal (kamu) yaitu λ [neo]
- Kata ganti orang kedua jamak (kalian) yaitu λν¬ [neohwi]
3. Kata ganti orang ketiga

- Kata ganti orang ketiga formal tunggal (beliau) yaitu κ·Έ λΆ [geu bun].
- Kata ganti orang ketiga informal tunggal (dia) yaitu κ·Έ μ¬λ [geu saram]
- Kata ganti orang ketiga jamak (mereka) yaitu κ·Έλ€ [geudeul]
4. Kata ganti penunjuk benda

- Kata ganti untuk menunjuk benda/barang yang dekat dengan pembicara yaitu μ΄κ² [igeot]
- Kata ganti untuk menunjuk benda/barang yang jauh dengan pembicara dan dekat dengan pendengar yaitu κ·Έκ² [geugeot]
- Kata ganti untuk menunjuk benda/barang yang jauh dengan pembicara dan pendengar yaitu μ κ² [jeogeot]
5. Kata ganti penunjuk tempat

- Kata ganti untuk menunjuk ke tempat pembicara berada (sini) yaitu μ¬κΈ° [yeogi]
- Kata ganti untuk menunjuk ke tempat yang jauh dengan pembicara dan dekat dengan pendengar (situ) yaitu κ±°κΈ° [geogi]
- Kata ganti untuk menunjuk ke tempat yang jauh dengan pembicara dan pendengar (sana) yaitu μ κΈ° [jeogi]
[CATATAN:]

- Dalam penggunaan kata ganti orang (baik pertama, kedua, maupun ketiga), saat memakai kata ganti dengan bentuk formal maka dipasangkan dengan kata yang memakai partikel formal juga dalam kalimat tersebut. Begitu juga sebaliknya
- Penggunaan kata ganti orang kedua jarang dipakai dalam bahasa Korea karena menimbulkan kesan yang kaku atau canggung
Contoh:
- Saya adalah seorang pelajar >> μ λ νμμ λλ€ (bukan μ λ νμμ΄ μμ)
- Kamu makan >> λλ λ¨Ήμ΄μ (bukan λλ λ¨Ήμ΅λλ€)
*partikel μ juga merupakan bentuk formal, namun penggunaannya memiliki tingkat kesopanan di bawah μ λλ€.
Setelah memahami lima kata ganti pada tata bahasa Korea tersebut, berlatihlah untuk mencoba menulis berbagai contoh kalimat dengan unsur kata ganti. Kamu juga bisa menambah latihan dengan mencari sebuah paragraf panjang dalam bahasa Korea, kemudian temukan berbagai kata ganti yang ada dalam teks tersebut. Semangat!



















